Juni 7, 2026

“Mabaris’sa” Pemerintah Kecamatan dan Desa di Rainis, Bentrok Dengan Warga, Sound Sistem Disita Polsek

0

 

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Maksud hati merayakan Tahun Baru Ketiga dengan tradisi Arak-arakan mengunakan musik, atau disebut “Mabaris’sa” namun berujung keributan antar warga dan pihak Kepala Desa beserta Perangkatnya. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Rainis Kabupaten Kepulauan Talaud pada Senin (03/01/2022).

Dugaan sementara keributan tersebut, diduga dipicu kecemburuan masyarakat kepada pihak Kecamatan Rainis beserta beberapa Kepala Desa yang melakukan kegiatan arak-arakan dengan mengunakan musik yang kenyataanya mereka melarang masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan tahunan yang sudah menjadi tradisi masyarakat Talaud itu, dimasa pencegahan penularan Covid-19.

Setelah ditelusuri, ternyata sejumlah pimipinan Desa serta perangkatnya melakukan kunjungan ke wilayah di Desa tetangga, Rainis Batu Penga. Menurut beberapa saksi dilapangan juga menyebutkan, sejumlah warga Desa Rainis menyerang oknum Kepala Desa Perangen, yang sebenarnya bertujuan untuk menjelaskan kepastian aturan PPKM kepada masyarakat. Tetapi karena ada beberapa warga yang sudah terprovokasi memboikot akses jalan Desa Rainis, hingga nyaris terjadi bentrok antar warga.

Mendapat informasi terkait keributan tersebut, Polsek Rainis segera mendatangi lokasi tempat kejadian perkara, dan mengamankan alat Sound System yang dipakai untuk kegiatan yang mengumpulkan masa tersebut.

Hal tersebut diakui Kapolsek Rainis Ipda Peter Nender, SH. Kapolsek menuturkan.

” Pada Hari Senin Tanggal 03 Januari 2020 sekitar Pukul 12.00 wita di Desa Rainis Kecamatan Rainis telah telah terjadi Keributan Pada saat kegiatan arak-arakan atau disebut berbaris bergaya. Keributan tersebut di Picu oleh adanya kegiatan Berbaris yang dilaksanakan oleh pihak Kantor Kecamatan Rainis serta beberapa Kepala Desa dan Perangkatnya, ” ungkap Kapolsek.

Lanjut kata Kapolsek, baris bergaya tersebut menimbulkan kemarahan Masyarakat Desa Rainis yang kemudian menghentikan Giat tersebut.

“Giat berbaris yang berujung Keributan dengan alasan mengapa Masyarakat dilarang melakukan kegiatan berbaris, sedangkan pihak pemerintah boleh, ” ditambahkan Kapolsek.

Mengetahui Kejadian Persebut Personil Polsek Rainis yang dipimpin Kapolsek Rainis turun Ke TKP dan Langsung Menghimbau warga agar tidak melakukan keributan dan Menghentikan giat Berbaris serta Mengamankan Peralatan Sound Sistem di Mapolsek Rainis.(ecko)

Tinggalkan Balasan