Juni 24, 2026

Bupati Bolmut: Almarhum SHS Pemimpin Panutan dan Teladan

0
Bupati Bolmut 1

 

SUARASULUT.COM,BOLMUT– Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh bersama Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Amin Lasena, MAP melayat ke rumah duka Almarhum Dr. Drs. Sinyo Harry Sarundajang yang bertempat di Rumah Duka Kecamatan Winangun.

 

Almarhum Dr. Drs. Sinyo Harry Sarundajang yang meninggal dunia dalam usia 76 tahun di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Berbagai jabatan prestisius Almarhum mulai dari Sekretaris Daerah Minahasa, Walikota Bitung, Pejabat Gubernur Maluku, Pejabat Gubernur Maluku Utara, Irjen Depdagri, Pejabat Walikota Manado, Gubernur Sulawesi Utara 2 periode (2005-2015), dan terakhir dilantik Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Philipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, telah mencatatkan sejarah tersendiri yang terus akan dikenang oleh negeri ini serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Bupati bolmut menyampaikan bahwa, Almarhum merupakan sosok pemimpin yang menjadi panutan, teladan dan begitu menginspirasi bagi para kepala daerah di Sulawesi Utara dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di daerah. Jejak kepemimpinan Almarhum telah begitu banyak memberikan kontribusi besar bagi Sulawesi Utara, termasuk sumbagsihnya untuk Bolaang Mongondow Utara.

 

Di kediaman almarhum, Bupati Bolmut menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada segenap keluarga yang  ditinggalkan. Peristiwa ini tentu meninggalkan duka mendalam di tengah-tengah keluarga. Namun sebagai umat yang percaya tentunya harus disadari bahwa kepergian almarhum merupakan peristiwa iman sebagai sumber kekuatan. Sebagai umat yang beriman kita menyadari dan mengimani, bahwa kepergian almarhum bukanlah akhir dari segala pengharapan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa peristiwa yang terjadi di tengah-tengah keluarga yang berduka saat ini, merupakan peristiwa iman yang menyiratkan bahwa kecintaan dan kerinduan kita untuk senantiasa dapat berkumpul dengan almarhum tidaklah lebih besar dari kecintaan Tuhan kepada almarhum.(red/*)

 

Tinggalkan Balasan