April 19, 2026

Presiden Jokowi Buka Konbes XIII GP Ansor di Minahasa

0
FB_IMG_1600424659173-300x200

SUARASULUT.COM,MANADO– Konferensi Besar (Konbes) XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tahun 2020 di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, resmi dibuka Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat (18/9/2020).

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa GP Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) mewarisi semangat para ulama Hubbul Wathan Minal Iman, mencintai tanah air adalah sebagian dari iman.

”Warisan semangat para ulama inilah yang membuat GP Ansor selalu dibutuhkan kehadirannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh Presiden.

Hal ini, menurut Presiden, telah dibuktikan oleh GP Ansor dalam kiprahnya untuk terus berdiri kokoh memainkan peran sebagai simpul kebangsaan.

”Ini yang saya sejak lama sangat mengapresiasi dan menghargai kiprah GP Ansor,” imbuh Presiden.
GP Ansor, menurut Presiden, telah teruji mampu menjadi perekat di tengah keragaman dan perbedaan, bahkan kehadiran Banser GP Ansor telah ikut memberikan rasa aman bagi semua anak bangsa dalam menjalin tali persaudaraan.

”Peran sejarah GP Ansor ini sangat relevan dengan kondisi negara yang majemuk, yang beragam dalam suku, agama, dan juga budaya. Keragaman dan perbedaan bukanlah kelemahan, melainkan sebuah kekuatan yang kalau disatukan akan membuat negara dan bangsa kita menjadi negara maju yang berdiri sejajar dengan negara-negara lain di dunia,” tuturnya.

Dalam kehidupan demokrasi, menurut Presiden, perbedaan dalam kemajemukan pasti sebuah keniscayaan. Kepala Negara juga menyampaikan bahwa sistem demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan untuk menyatakan pendapat.

Namun, Presiden menyampaikan bahwa ruang kebebasan itu justru sering dibajak untuk mengklaim dirinya paling benar dan yang lain dipersalahkan kemudian merasa berhak memaksakan kehendak karena merasa paling benar.

”Karena itu, saya berharap seluruh kader GP Ansor meneladani sikap terpuji yang diambil para ulama untuk selalu Tawassuth, Tawazun, I’tidal, Tasamuh tanpa menghilangkan semangat Amar Ma’ruf, Nahi Munkar,” tandas Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak seluruh anggota GP Ansor untuk meringankan beban masyarakat di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saya mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda Ansor di manapun berada, baik secara individual maupun kolektif, ikut turun tangan bersama-sama pemerintah dan elemen bangsa yang lainnya membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” kata Presiden.

Menurut Presiden, semua pihak untuk satu barisan dan satu frekuensi menghadapi pandemi Covid-19.
“Dalam situasi seperti ini, ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa benar-benar menghadapi ujian, kita harus satu barisan, kita harus satu frekuensi, harus satu semangat,” katanya.(wal/*)

Tinggalkan Balasan