Hadiri Pelantikan KADIN Sulut, Kepala Disperindag Disorot
SUARASULUT.COM,MANADO– Sikap tidak loyal dipaparkan oknum pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag) Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Kindangen disinyalir menghadiri acara Pelantikan Jemmy E.E. Tumimomor sebagai Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulut periode 2020-2025, di hotel Peninsula, Jumat (21/2).Tumimomor dan pengurus lainnya dilantik o Ketum KADIN Indonesia versi Eddy Ganefo.
Kehadiran Kepala Disperindag itu yang konon mewakili Pemprov Sulut sangat disesalkan KADIN pusat dipimpin Ketum Rosan Perkasa Roeslani dan di Sulut diketuai Hangky Arther Gerungan (HAG)
Wakil Ketua Umum (Waketum) KADIN Sulut di bawah kepemimpinan Hangky Arther Gerungan, Octavianus Kerap mempertanyakan legalitas kehadiran Kindangen pada acara Pelantikan di Hotel Peninsula.
Edos, sapaan akrab Kerap menyayangkan hadirnya Kindangen di Pelantikan pengurus yang bukan dinahkodai Roeslan. Dia mempertanyakan apakah itu keinginannya sendiri atau mewakili Pemprov Sulut.
“Sejak terbentuknya KADIN Indonesia dan lewat aturan organisasi AD/ART, maka KADIN Sulut yang ada saat ini lahir dari musyawarah daerah yang sah dimana di pusat dipimpin Ketum Rosan Perkasa Roeslani dan di Sulut diketuai Hangky Arther Gerungan, oleh sebab itu kami mempertanyakan kehadiran Kepala Disperindag Sulut dalam acara musyawarah yang mengatasnamakan KADIN,” kata Kerap, Senin (24/2) kemarin.
“Apakah kehadiran pak Kadis yang terhormat itu sesuai dengan petunjuk atau arahan dari Gubernur, Wakil Gubernur, serta Sekprov Sulut ataukah hanya bersifat pribadi. Tapi apabila ini adalah perintah dari Pemprov Sulut yang mungkin ada rencana lain, kami sangat menghargai itu, dalam hal ini juga kami berharap Pemprov Sulut untuk dapat meninjau dan mengevaluasi kembali perihal kehadiran salah satu pejabat Pemprov Sulut,” sambungnya.
Dia berharap agar jangan ada kesan bahwa lewat kehadiran salah satu pejabat Pemrov Sulut itu seakan akan melegitimasi organisasi yang sudah ada dan terjadi dua kepemimpinan, karena sesuai Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1987 serta dikukuhkan lewat Keputusan Presiden (Kepres) nomor 17 tahun 2010.
“Pengurus yang sah adalah pengurus dengan Ketum KADIN Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani dan di Sulut dinakodai oleh Ketua Umum Hangky Arther Gerungan. Kiranya ada ketegasan yang kangkrit dari Pemrov Sulut di bawah kepemimpinan OD-SK,” harap Kerap.
Gubernur Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw mengaku tidak tahu menahu atas kehadiran Kindangen di acara Pelantikan KADIN versi Tumimomor. Dia sendiri menyayangkan kehadiran bawahannya itu tanpa sepengetahuan OD-SK, selaku pimpinnya. “Tidak ada perintah dari Gubernur dan Wagub (OD-SK,)” tandas Wagub, melalui pesan whatsapp.
Kandouw menilai, bawahannya itu yang belum lama dilantik mesti bijak dalam memilah undangan yang dikhususkan kepada Pemprov Sulut. “Mestinya yang bersangkutan bijak dan komprehensif dalam merespon undangan,” jelas dia.
Apalagi, selaku Perangkat Daerah (PD) yang berhubungan dengan pelaku industri di Sulut, paling lebih tahu. “Dia kan stakeholder, pemangku kepentingan terkait Perdagangan. Mana boleh dia tidak update soal KADIN. Menurut saya dia (Edwin Kindangen, red) tidak cerdas,” ungkap Kandouw.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Disperindag Edwin Kindangen, ketika dikonfirmasi lewat phone seluler maupun whatsapp, tidak ada respon, untuk menjelaskan kehadiraannya apda acara Pelantikan KADIN di hotel Peninsula, akhir pekan lalu. (wal)
