Mensos Batubara: Gubernur Olly Menolong Orang Tidak Pilih-Pilih, Sudah Dibuktikan Bukan Janji-Janji Lagi
“Memang itu hanya satu. Satu kata, satu perbuatan. Karena Tuhan Yesus lahir dalam rangka mempersatukan kita semua karena kita sudah tercerai berai akibat tidak ada persatuan, tidak ada komunikasi yang baik dari awal sejak manusia mula-mula hidup,” tegas Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat mendampingi Menteri Sosial Juliari Peter Batubara menghadiri ibadah perayaan Pra Natal Majelis Daerah GPdI Sulut di Aula Gedung Pantecostal Center Buha, Manado.
Lanjut Olly, Natal juga memberikan semangat persatuan bagi pemerintah dan gereja dalam membangun daerah dan membawa harapan dan kedamaian untuk seluruh masyarakat Sulut.
“Kalau tugas pemerintah bagaimana mensejahterakan rakyat dan hadir di tengah masyarakat, tentunya tugas para gembala hadir di tengah umatNya menyampaikan kebaikan dan menyampaikan apa yang Tuhan ajarkan bagi kita,” sambung Olly.
Lebih lanjut, Gubernur Olly juga bersyukur karena dapat merayakan pra Natal GPdI bersama Mensos Batubara.
“Puji Tuhan hari ini kita bisa merayakan ibadah Natal bersama dengan Pak Menteri dan ibu. Tentunya ini juga membawa suatu kebahagiaan bagi kita,” kata Olly.
Mensos Juliari Batubara mengaku respek dengan integritas dimiliki Gubernur Olly dalam memimpin Sulut.
Lanjut Batubara, selama menjadi menteri, kunjungan ke Sulut kali ini adalah yang keduakali. Khusus di Natal GPdI ini, Mensos Batubara mengajak seluruh jemaat GPdI untuk mendukung penuh program pembangunan yang digagas Presiden Joko Widodo.
“Saya juga bermohon seluruh jemaat keluarga besar GPdI untuk selalu mendukung seluruh program pemerintah pusat, program Presiden Jokowi karena tidak perlu diragukan lagi beliau juga anak Tuhan lewat perbuatan beliau. Beliau juga seorang yang berintegritas yang tidak hanya sekedar berbicara tapi juga melakukan perbuatan yang sesuai bahkan seringkali melebihi dari yang dia janjikan,” ungkap Mensos.
Lebih lanjut, Mensos Batubara mengajak seluruh jemaat GPdI untuk memberikan teladan dalam kehiduoan berbangsa dan bernegara.
“Jemaat hamba Tuhan GPDI pasti bisa menjadi manusia yang unggul yang ada di republik yang kita cintai ini. Ini yang saya kira yang tidak saja menjadi pesan natal pada saat perayaan natal, tapi menjadi pesan natal didalam diri kita yang harus kita ingat setiap harinya bahwa umat Kristiani di NKRI ini harus memberikan contoh berbangsa dan bernegara yang memberikan teladan, memberikan contoh bagaimana seharusnya berbangsa dan bernegara,” tutup Mensos Batubara.
Diketahui, dalam acara ini, Gubernur Sulut memberikan secara simbolis bantuan hibah uang dari Pemprov Sulut kepada GPdI sebesar Rp. 3.991.000.000 untuk 185 rumah ibadah GPdI dan senilai Rp. 500.000.000 untuk Majelis Daerah GPdI.
Ibadah dirangkaikan dengan tatap muka jajaran Pemprov Sulut bersama Majelis Daerah GPdI ini nampak hadir istri Mensos Grace Batubara, jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut Pdt. Yvonne Indria Awuy-Lantu dan Majelis Pusat GPdI sekaligus Khadim Ibadah Pdt. Yos Hartono.(wal)
