Oktober 9, 2026

Gubernur Yulius Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan Serahkan Bantuan Pangan di Sulut

55134aab-61ef-4d0c-9aa1-2ff6b8259d10

Seputarsulutnews.co, Manado– Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dalam penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat Sulawesi Utara di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (8/10/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan perlindungan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di daerah.

Gubernur Yulius menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan di Sulawesi Utara berjalan dengan baik dan telah menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan kepulauan.

Untuk Bantuan Pangan Alokasi I Tahun 2026, sebanyak 274.156 Penerima Bantuan Pangan (PBP) telah menerima bantuan dengan realisasi penyaluran mencapai 100 persen.

Bantuan yang telah disalurkan pada alokasi tersebut mencapai 5.482.920 kilogram beras dan 1.096.584 liter minyak goreng.

Sementara untuk Bantuan Pangan Alokasi II, tercatat sebanyak 281.794 PBP dengan pagu beras lebih dari 8,3 juta kilogram. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai 98,19 persen.

“Penyaluran bantuan pangan secara umum berjalan baik, tepat sasaran dan tepat waktu, termasuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan,” ujar Yulius.

Menurut Gubernur, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah desa dan kelurahan, serta Perum BULOG.

Stok Beras Sulut Aman

Selain memastikan bantuan pangan tersalurkan, Pemprov Sulut terus memperkuat langkah menjaga ketersediaan pangan di tengah dinamika iklim dan potensi fenomena El Nino yang dapat memengaruhi produksi sejumlah komoditas.

Gubernur Yulius memastikan stok beras di Sulawesi Utara saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Stok saat ini berjumlah 34.602 ton,” tegasnya.

Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu modal penting pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, terutama menjelang akhir tahun.

Pemprov Sulut juga terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga minggu pertama Oktober 2026, program tersebut telah dilaksanakan di 417 titik dan akan terus diperluas guna menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Menghadapi Natal dan Tahun Baru, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi melalui subsidi terhadap tujuh komoditas pangan, yakni minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, cabai rawit dan telur ayam.

Menko Pangan Apresiasi Sinergi Pemerintah

Dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan program bantuan pangan pemerintah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting agar program bantuan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga menyerahkan bantuan pangan tambahan sebanyak 3.750 kilogram beras kepada 750 penerima.

Bantuan tersebut terdiri atas 250 paket untuk masyarakat Kota Manado dan 500 paket untuk masyarakat Kabupaten Minahasa. Bantuan diberikan kepada masyarakat di luar desil 1–4 yang dinilai tetap layak menerima bantuan.

Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Sulawesi Utara.

Ia menegaskan, Pemprov Sulut akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten dan kota untuk menjaga ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus memastikan ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok,” kata Yulius.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulut dalam menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.(qy)