Juni 11, 2026

‘Musuh Tak Terlihat’ Mengintai Boltim, Oskar Manoppo Bergerak Cepat Cegah Malaria Masuk Lagi

FB_IMG_1781095670769

Seputarsulutnews.co, Boltim— Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memilih tidak memberi ruang sedikit pun bagi ancaman malaria. Di tengah meningkatnya mobilitas warga dari wilayah endemis, Bupati Oskar Manoppo menegaskan perang melawan penyakit ini belum selesai.

Pesan itu disampaikan Oskar saat membuka Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria bagi Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) se-Kabupaten Boltim di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Utara, Manado.

Di hadapan peserta pelatihan, Oskar menekankan pentingnya peningkatan kemampuan tenaga laboratorium sebagai benteng pertama dalam mendeteksi malaria sebelum menyebar lebih luas.

“Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung eliminasi malaria di Boltim,” tegasnya.

Oskar mengungkapkan bahwa tantangan malaria saat ini tidak lagi datang dari penularan lokal semata. Sebagian kasus yang ditemukan di Boltim berasal dari warga dengan riwayat perjalanan ke daerah endemis, terutama Papua dan kawasan pertambangan.

Kondisi itu, menurutnya, menjadi sinyal serius bahwa seluruh tenaga kesehatan harus tetap siaga dan tidak boleh kehilangan kemampuan dasar dalam mendiagnosis penyakit secara akurat.

Meski metode pemeriksaan cepat seperti Rapid Diagnostic Test (RDT) sudah tersedia, Oskar mengingatkan bahwa keterampilan mikroskopis tetap menjadi senjata utama untuk memastikan ketepatan diagnosis.

“Tenaga laboratorium harus siap, cepat, dan tepat dalam mendeteksi kasus,” pesannya.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Boltim berharap tenaga ATLM mampu menjadi ujung tombak percepatan target wilayah bebas malaria sekaligus memperkuat sistem kewaspadaan kesehatan daerah.(***)