Heboh Malam di Bolsel! Ribuan Warga Berselawat, UAS Dibuat Takjub Program Bertahan 10 Tahun
Seputarsulutnews.co, Bolsel– Saat banyak program pemerintah hanya ramai di awal lalu menghilang tanpa jejak, Bolaang Mongondow Selatan justru mencatat kisah berbeda 10 tahun bertahan, ribuan warga masih rela berkumpul demi satu program ibadah yang bahkan membuat Ustadz Abdul Somad angkat topi.
Pemandangan tak biasa terlihat di Alun-alun Bolaang Mongondow Selatan, Kecamatan Bolaang Uki, Sabtu (23/5/2026) malam. Ribuan warga dari berbagai penjuru datang dan memadati lokasi demi mengikuti Tabligh Akbar satu dekade Program Ibadah Subuh Bersama (PISB).
Suasana religius langsung terasa ketika lantunan zikir dan selawat menggema, menyatu dengan antusiasme masyarakat yang menanti tausiyah dari dai kondang nasional, Ustadz Abdul Somad (UAS).
Malam itu bukan sekadar acara keagamaan biasa. Momentum tersebut menjadi penanda 10 tahun bertahannya PISB, program yang terus berjalan sejak pertama kali digagas pada 2016 oleh almarhum H. Herson Mayulu.
Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru menyebut keberlangsungan PISB tidak lepas dari komitmen ASN dan masyarakat yang terus menjaga tradisi ibadah bersama itu selama satu dekade.
“Program ini tetap berjalan dengan baik karena adanya konsistensi dan istiqomah dari seluruh elemen masyarakat serta ASN,” kata Iskandar dalam sambutannya.
UAS juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran UAS di Bolsel setelah proses komunikasi intensif selama sekitar empat bulan bersama tim penceramah nasional tersebut.
“Ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Bolsel pada momentum satu dekade PISB,” ujarnya.
Yang membuat UAS terkesan bukan hanya besarnya antusiasme masyarakat, melainkan konsistensi program yang tetap hidup selama 10 tahun. Dalam tausiyahnya, UAS bahkan mengajak daerah lain di Indonesia untuk meniru konsep PISB.
Program ini dinilai unik karena melibatkan seluruh umat beragama untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing secara terjadwal setiap pekan, menjadikannya simbol nyata toleransi antarumat beragama di Bolsel.
Tak berhenti di situ, pada momentum spesial tersebut, UAS juga menyampaikan 10 catatan penting sebagai penguatan agar PISB tidak sekadar bertahan, tetapi terus berkembang di masa depan.(***)
