Oktober 8, 2026

64 Tahun PWRI Sulut, Pengabdian Para Senior Kembali Digaungkan

Seputarsulutnews.co, Kotamobagu — Mereka mungkin telah meninggalkan meja birokrasi, tetapi jejak pengabdiannya belum selesai: 64 tahun perjalanan PWRI Sulawesi Utara menjadi momentum untuk kembali mengingat jasa para purnabakti bagi daerah dan bangsa.

Suasana penghormatan itu terasa dalam peringatan HUT ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Utara di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay hadir dalam kegiatan tersebut. Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat juga ikut memberikan penghormatan kepada para anggota PWRI.

Rendy menegaskan, usia organisasi yang telah mencapai 64 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang di dalamnya terdapat dedikasi para senior untuk daerah, bangsa, dan negara.

“Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, saya menyampaikan selamat memperingati HUT ke-64 kepada PWRI Provinsi Sulawesi Utara,” kata Rendy.

Berharap momentum tersebut semakin memperkuat silaturahmi dan kebersamaan seluruh anggota PWRI di Sulawesi Utara.

Lebih jauh, Rendy memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para anggota PWRI atas pengabdian yang telah diberikan melalui tenaga, pikiran, waktu, dan dedikasi mereka.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa masa purnabakti bukan berarti berakhirnya kontribusi. Pengalaman dan pengabdian para senior tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah.

Hadir pula Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang, Ketua PWRI Sulut Ferdinand E.M. Mewengkang, Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah, jajaran pengurus dan anggota PWRI, serta pejabat Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

64 tahun berlalu, tetapi satu pesan tetap kuat: pengabdian boleh memasuki masa purnabakti, namun penghormatan terhadap jasa para senior tak boleh ikut pensiun.(***)

 

Exit mobile version