104 Calon Kepala Sekolah Sangihe Diuji Jadi Pemimpin Perubahan
Seputarsulutnews.co,Sangihe — Menjadi kepala sekolah bukan sekadar duduk di kursi pimpinan; ada tanggung jawab besar untuk mengubah kualitas guru, membangun budaya sekolah, dan memastikan pendidikan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan tegas itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, saat membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 di The Sentra Hotel, Minahasa Utara, Selasa (29/9/2026).
Sebanyak 104 peserta mengikuti pelatihan yang digelar selama 10 hari, 29 September hingga 8 Oktober 2026.
Rinciannya, dua peserta berasal dari jenjang TK, 60 peserta jenjang SD, dan 42 peserta jenjang SMP.
Tendris menekankan, kepala sekolah masa kini dituntut lebih dari sekadar mengurus administrasi. Mereka harus mampu memimpin proses pembelajaran, menggerakkan perubahan, membina guru dan tenaga kependidikan, serta menjadi contoh bagi seluruh warga sekolah.
Karena itu, peserta diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Setiap materi harus diikuti dengan serius, disiplin dan penuh tanggung jawab.
Kemampuan berdiskusi, mendengar, bekerja sama, berinovasi hingga mengambil keputusan secara bijaksana juga menjadi bagian penting yang ditekankan kepada para peserta.
Pesan utamanya jelas: pemimpin sekolah harus hadir sebagai penggerak, bukan sekadar pemegang jabatan.
Pemkab Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Dari pelatihan tersebut, pemerintah berharap lahir calon kepala sekolah yang profesional, berintegritas, inovatif dan memiliki komitmen kuat untuk membawa pendidikan Sangihe semakin maju.(***)
