Air Bersih hingga Gagal Panen Mengintai! Bupati Boltara Kumpulkan Forkopimda Bahas Ancaman El Nino
Seputarsulutnews.co, Boltara— Ancaman El Nino tak lagi dianggap sekadar perubahan cuaca: kekeringan, krisis air bersih, gagal panen hingga kebakaran hutan dan lahan menjadi risiko yang kini diantisipasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Sinyal kewaspadaan itu terlihat dari digelarnya Rapat Koordinasi Forkopimda yang dipimpin langsung Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., Selasa (1/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Auditorium Lantai III Kantor Bupati tersebut secara khusus membahas dampak El Nino dan strategi menghadapi musim kemarau.
Pemerintah daerah menilai kondisi kemarau membutuhkan gerak bersama. Potensi kekeringan dapat berimbas pada ketersediaan air bersih dan pertanian, sementara meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kesiapsiagaan lintas instansi.
Forkopimda bersama jajaran pemerintah daerah pun membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat antisipasi terhadap berbagai kemungkinan dampak tersebut.
Rakor diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Boltara, Wakil Ketua DPRD Boltara, Wakapolres Boltara, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, Dandim 1303 Bolaang Mongondow, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, camat dan seluruh Sangadi se-Kabupaten Boltara.
Pesannya jelas: menghadapi musim kemarau dan ancaman El Nino tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Koordinasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci agar ancaman kekeringan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar bagi masyarakat Boltara.(***)
