Juni 9, 2026

Sangihe Siaga! Gempa Picu Status Darurat 14 Hari, Bupati Michael Thungari: Bantuan Dikebut ke Pulau Terluar

Seputarsulutnews.co,Sangihe– Ketegangan belum benar-benar reda di Kepulauan Sangihe, sesaat setelah gempa mengguncang kawasan perbatasan, pemerintah langsung menetapkan status darurat bencana selama 14 hari dan mengirim bantuan ke pulau-pulau terluar.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menetapkan Status Darurat Bencana selama dua pekan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (9/6/2026).

Keputusan strategis itu ditetapkan Bupati Kepulauan Sangihe l Michael Thungari, S.E., M.M, bersama Forkopimda guna mempercepat respons penanganan, mulai dari distribusi bantuan kemanusiaan hingga percepatan pemulihan infrastruktur terdampak.

Tak menunggu lama, pemerintah langsung menggerakkan bantuan sembako dan dapur umum ke wilayah yang menjadi perhatian utama, yakni Kecamatan Marore, mencakup Pulau Matutuang, Kawio, dan Marore.

Meski situasi sempat memicu kekhawatiran warga, pemerintah memastikan stok logistik tetap terkendali dan aman. Masyarakat juga diminta tidak panik karena status ancaman tsunami telah resmi dicabut.

“Dengan status darurat yang berlaku selama 14 hari, seluruh elemen pemerintah kini difokuskan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak gempa,” ujar Bupati.(***)

Exit mobile version