Kadis Dikbud Manado Bart Assa: Digitalisasi SPMB lewat “TEMAN BARU” Tingkatkan Kepercayaan Publik
Seputarsulutnews.co, Manado-Langkah baru diambil Pemerintah Kota Manado dalam meningkatkan layanan pendidikan dengan menerapkan sistem berbasis digital untuk penerimaan murid baru.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, diluncurkan “TEMAN BARU” (Teknologi Manado untuk Penerimaan Murid Baru) yang akan digunakan pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Peter Bart Assa, menyampaikan pada wartawan Senin, 08 Juni 2026, bahwa sistem ini menjadi pusat dari seluruh proses penerimaan siswa di tingkat SD dan SMP Negeri. Dengan penerapan ini, masyarakat tidak lagi harus melalui prosedur manual seperti sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan kini terintegrasi secara online, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi. Menurutnya, sistem ini dirancang untuk memastikan proses yang lebih terbuka, adil, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Selain meningkatkan kemudahan akses, penggunaan teknologi ini juga dinilai mampu menekan potensi kesalahan administrasi dan mempercepat pelayanan. Setiap calon murid memiliki kesempatan yang sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dari sisi keamanan, sistem ini tidak main-main. Setiap dokumen yang diunggah akan melalui proses verifikasi berlapis dan dicocokkan dengan data resmi. Jejak digital juga diterapkan untuk memantau seluruh aktivitas dalam sistem. Jika ditemukan pelanggaran seperti pemalsuan data, maka pendaftaran akan langsung dibatalkan.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Dinas Pendidikan Kota Manado telah melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat melalui berbagai saluran, baik tatap muka maupun media informasi. Selain itu, disiapkan pula layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.
Adapun beberapa poin penting yang perlu diperhatikan, di antaranya proses pendaftaran tidak dipungut biaya, sistem ini hanya berlaku untuk sekolah negeri, serta jalur prestasi hanya tersedia untuk jenjang SMP, sementara SD mengikuti jalur umum.
Bart Assa menambahkan bahwa “TEMAN BARU” bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem penerimaan yang bersih dan berintegritas.
Dengan penerapan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap proses SPMB semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya pemerataan pendidikan yang berkualitas di Kota Manado.(yren)
