Gas, Harga Naik, Tambang Disorot, Rapat Forkopimda Boltara Bongkar Isu Sensitif Daerah
Seputarsulutnews.co, Boltara– Tekanan harga dan keluhan LPG, Bupati Boltara langsung menggerakkan seluruh kekuatan daerah rapat koordinasi digelar, isu-isu sensitif dibuka tanpa kompromi.
Situasi daerah yang dinilai semakin dinamis membuat Pemerintah Kabupaten Boltara tak tinggal diam. Bupati Sirajudin Lasena langsung memimpin rapat koordinasi Forkopimda yang mempertemukan seluruh unsur penting daerah, Selasa (28/4/2026).
Langkah ini diawali dengan penguatan sistem pelayanan publik melalui penandatanganan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Boltara, khususnya untuk operasional Mal Pelayanan Publik.
Namun yang lebih menyita perhatian, rapat tersebut langsung menyoroti isu-isu yang paling dirasakan masyarakat: lonjakan inflasi, distribusi LPG yang kerap bermasalah, hingga aktivitas pertambangan yang terus menjadi perbincangan.
Bupati menegaskan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut.
“Kita tidak boleh lambat. Semua potensi masalah harus dideteksi sejak awal dan langsung ditangani,” tegasnya di hadapan peserta rapat.
Tak hanya itu, program bantuan perumahan swadaya (BSPS) juga ikut dibedah, mengingat dampaknya langsung terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
Suasana rapat pun menuntut keseriusan penuh. Setiap instansi diminta tidak sekadar hadir, tetapi benar-benar bekerja dan mengeksekusi hasil keputusan di lapangan.
Pesan Bupati jelas: tidak ada lagi langkah normatif tanpa aksi nyata.
Rapat strategis ini dihadiri unsur DPRD, Kejaksaan, TNI-Polri, Pengadilan, BPS, pihak swasta, hingga seluruh jajaran pemerintah daerah sampai tingkat desa.
Dengan berbagai isu krusial yang mencuat, hasil rapat ini diharapkan menjadi titik balik penanganan masalah daerah yang selama ini menjadi sorotan publik.(***)
