Mei 28, 2026

Di Tengah Tradisi Katupat, Bupati Boltara Ingatkan Satu Hal Kritis: Tanpa Silaturahmi, Persaudaraan Bisa Runtuh!

Seputarsulutnews.co, Boltara– Suasana Desa Talaga, Kecamatan Bolangitang Barat, berubah hangat dan penuh emosi saat ribuan warga berkumpul dalam perayaan Hari Raya Katupat dan Halal Bi Halal, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah semarak tradisi yang terus dijaga turun-temurun itu, Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena hadir langsung dan menyampaikan pesan yang menyentuh: pentingnya menjaga silaturahmi di tengah kehidupan sosial yang kian kompleks.

Dengan tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Persaudaraan”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bupati menegaskan, tradisi Katupat di Desa Talaga adalah simbol kuat persatuan yang harus terus dijaga.

“Saling memaafkan, halal bi halal, ini bukan hanya tradisi, tapi kebutuhan untuk menjaga hubungan antar sesama manusia,” tegasnya.

Bupati menyebut, nilai hablum minannas menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis—membersihkan hati, merajut kembali hubungan yang renggang, hingga memperkuat solidaritas.

Tak hanya di Talaga, Bupati juga melanjutkan agenda serupa di Desa Bunong, Kecamatan Bintauna, bersama jajaran pemerintah dan aparat setempat.

Kehadiran Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat luas semakin menegaskan bahwa tradisi Katupat bukan sekadar budaya, tetapi perekat sosial yang hidup dan nyata.

Di tengah perubahan zaman, Desa Talaga menunjukkan satu pesan kuat: persaudaraan hanya akan bertahan jika silaturahmi tetap dijaga.(***)

 

Exit mobile version