Mei 15, 2026

“Di Tengah Dunia Bising, Bupati Sangihe Serukan ‘Hening Total’! Pesan Nyepi Ini Menyentak Kesadaran Publik”

Seputarsulutnews.co, Sangihe– Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan pesan kuat dan penuh makna dalam momentum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Bupati mengajak masyarakat tak sekadar merayakan, tetapi benar-benar “berhenti” dan merenung di tengah derasnya arus kehidupan modern.

Dalam pernyataannya, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., menegaskan bahwa Hari Raya Nyepi bukan hanya ritual keagamaan semata, melainkan momen penting untuk melakukan refleksi mendalam.

“Nyepi adalah saat yang tepat untuk menenangkan diri, menata kembali langkah hidup, serta membangun keseimbangan dengan sesama dan alam semesta,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan, karena di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan saat ini, ajakan untuk “hening total” dinilai sebagai pesan yang relevan dan menyentuh banyak kalangan.

Thungari juga berharap, perayaan Nyepi dapat menjadi titik balik bagi setiap individu untuk menemukan ketenangan batin, memperkuat kebijaksanaan, serta menghadirkan semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna.

Menurutnya, momentum hening dalam Nyepi adalah pengingat kuat bahwa manusia perlu berhenti sejenak dari rutinitas dunia untuk mengevaluasi arah hidup ke depan.

Lebih jauh, ucapan ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi serta kerukunan antarumat beragama.

Di tengah keberagaman yang ada, pesan Nyepi dari Bupati Sangihe ini menjadi simbol kuat bahwa kedamaian dan refleksi diri adalah kunci membangun kehidupan yang harmonis.(***)

Exit mobile version