Mei 26, 2026

Gubernur Yulius Selvanus Canangkan Gerakan Pangan Murah Menyambut Hari Raya Idul Fitri

Seputarsulutnews
Co, Manado– Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎Pelaksanaan perdana GPM tahun 2026 ini digelar di Kota Bitung, Rabu 25 Februari 2026, sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

‎Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang rutin dilakukan setiap memasuki momentum hari besar keagamaan, di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

‎Kepala Dinas Pangan Sulut, Rahel Rotinsulu, dalam laporannya menyampaikan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran.

‎“Tahun ini Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang disiapkan sebesar 243,29 ton. Pada tahun 2026, kegiatan ini dilaksanakan di 10 titik di sejumlah daerah dan akan digelar sebanyak 200 kali di 200 lokasi,” jelasnya.

‎Berbagai bahan pokok dijual dengan harga lebih murah dari pasaran, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, ikan kaleng, dan kebutuhan pokok lainnya.

‎Kebijakan harga miring ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya umat Muslim yang tengah mempersiapkan kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

‎Gubernur YSK dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan perdana di Kota Bitung menjadi titik awal rangkaian Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

‎“Gerakan pangan murah ini diawali pertama digelar di Kota Bitung. Kita berharap dengan jumlah yang tersedia ini bisa bermanfaat dan bersama-sama, khususnya umat Muslim, dimudahkan dalam menyambut Lebaran,” ujar Gubernur YSK.

‎Ia juga meminta seluruh pihak instansi terkait untuk lebih gencar melakukan operasi pasar guna memastikan harga bahan pokok tetap terkendali.

‎“Saya minta semua instansi yang terkait agar aktif menjaga inflasi supaya semua aman,” tegasnya.

‎Gubernur YSK turut mengimbau masyarakat agar tidak panik soal harga bahan pokok dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri.

‎Pemerintah, menurutnya, telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjamin ketersediaan bahan pokok hingga hari raya.

‎“Kepada seluruh masyarakat, dalam menyambut Ramadhan bisa menjalankannya dengan tenang. Tidak perlu takut kekurangan bahan pokok sampai Lebaran nanti,” tandasnya.

‎Dengan total distribusi ratusan ton cadangan pangan serta pelaksanaan di ratusan titik, Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi solusi nyata dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika ekonomi nasional, khususnya menyambut hari raya keagamaan.(***)

Exit mobile version