Mei 26, 2026

Pemkab Sitaro Matangkan Mobilisasi Warga Gunung Ruang

Seputarsulutnews.co, Sitaro– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mematangkan langkah strategis untuk memindahkan masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang ke hunian tetap. Upaya tersebut dibahas dalam rapat internal pejabat Pemkab Sitaro yang dipimpin Sekretaris Daerah Drs. Denny D. Kondoj, M.Si, di Manado.

Rapat ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Ir. Novia Tamaka serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Drs. Eddy S. Salindeho, M.Si. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi intensif pemerintah daerah untuk memastikan proses mobilisasi warga berjalan aman, tertib, dan manusiawi.

Fokus utama pembahasan adalah mobilisasi masyarakat Gunung Ruang yang saat ini berada di wilayah Sagrat, Kota Bitung, menuju hunian tetap di Desa Modisi. Pemerintah daerah menegaskan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi warga terdampak bencana.

Sekretaris Daerah Denny D. Kondoj menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proses berjalan dengan perencanaan yang matang. Ia menyampaikan, “Mobilisasi ini bukan sekadar pemindahan, tetapi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menjamin keselamatan dan masa depan masyarakat.”

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan mobilisasi ini. Ia menambahkan, “Kita harus memastikan semua aspek, mulai dari transportasi, keamanan, hingga kesiapan hunian tetap, telah dipersiapkan secara maksimal.”

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah memutuskan untuk menggunakan kapal milik Perusahaan Pelayaran Sitaro, yakni KMP Lokong Banua, sebagai sarana utama pengangkutan masyarakat. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspek keselamatan, kapasitas, serta kesiapan operasional kapal.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Ir. Novia Tamaka menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Ia menyampaikan, “Pemerintah ingin memastikan masyarakat merasa aman dan didampingi selama proses pemindahan berlangsung.”

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan tidak ada kendala di lapangan. “Semua tahapan harus dilakukan dengan penuh perhatian, karena ini menyangkut kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Drs. Eddy S. Salindeho menjelaskan bahwa kesiapan hunian tetap menjadi perhatian utama. Ia mengatakan, “Hunian tetap di Desa Modisi telah dipersiapkan untuk memberikan lingkungan yang layak dan mendukung kehidupan masyarakat ke depan.”

Ia menegaskan bahwa relokasi ini diharapkan menjadi awal baru bagi masyarakat terdampak. “Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya dipindahkan, tetapi juga mendapatkan harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Rapat internal ini juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan tanggung jawab yang sama dalam pelaksanaan mobilisasi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal seluruh proses hingga masyarakat benar-benar menempati hunian tetap dengan aman.

Dengan kesiapan transportasi melalui KMP Lokong Banua dan koordinasi yang terus diperkuat, Pemkab Sitaro optimistis mobilisasi masyarakat Gunung Ruang dapat berjalan lancar. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi dan memastikan kesejahteraan warganya pascabencana.(***)

Exit mobile version