Wakili Propinsi Sulut, Hari Ini Pemkab Mitra Masuk Penilaian Calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2025 oleh KPK RI
Gubernur Sulawesi Utara diwakili Asisten Sekretaris Daerah Prov .Sulut Bidang Administrasi Umum Dr.Fransiskus Manumpil ketika membacakan sambutan Gubernur mengatakan, Bagi Gubernur, ini adalah momen yang membanggakan. Terpilihnya Kabupaten Minahasa Tenggara sebagai salah satu lokasi percontohan menunjukkan bahwa upaya kolektif kita di Sulawesi Utara dalam membangun integritas telah mendapat perhatian dan pengakuan. Ini adalah awal dari komitmen yang lebih besar dan berkelanjutan, bukan untuk berpuas diri, tetapi jadikan motivasi untuk terus memperkuat tata kelola yang baik.
Perlu saya sampaikan saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memiliki Visi Pembangunan Daerah yang menjadi pedoman kerja kita bersama, yaitu “Menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”. Visi ini akan terwujud melalui pemerintahan yang bersih, efektif, dan profesional.
Karena itu, dalam kerangka mewujudkan visi tersebut, kami telah menetapkan Misi Pertama pembangunan daerah kita secara eksplisit, yaitu “Mencegah dan Memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Turut Hadir Ketua DPRD Mitra Sophia Antou,SE, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya,SIK,M.Han, Kejari Minsel yang diwakili Kasie Pidsus Meidy Wensen,SH,Dandim 1302 Minahasa yang mewakili,Ketua Pengadilan Negeri Tondano yang mewakili serta undangan lainnya.
Dalam ajang Penilaian Program Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi Bupati Ronald Kandoli menegaskan komitmen kuat terhadap transparansi, integritas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Dari seluruh daerah (Kab/Kota) di Indonesia yang disurvei oleh KPK tahun ini Kabupaten Mitra menjadi satu dari tiga daerah calon percontohan nasional, bersama Kota Mataram dan Kota Blitar. (Fredy)
