April 19, 2026

CTI-CFF Apresiasi Awak Media yang Terus Publikasikan Ekosistem Terumbu Karang

Seputarsulutnews.co, Manado – Mempererat jalinan kerja sama dan silaturahmi dgn media massa di Sulawesi Utara (Sulut),
Coral Triangel Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF)
Mengadakan media ghatering sekaligus  buka puasa bersama  Jumat (7/3/2025).

Kegiatan yang diadakan di Kantor Pusat CTI di Kairagi Manado ini turut dihadiri Direktur Eksekutif CTI-CFF Frank Griffin.

Sekretariat Segitiga Terumbu Karang mencakup enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepuluan Soloman dan Timor Leste yang berada di Kota Manado.

Ia pun mengapresiasi awak media yang turut mempublikasikan CTI-CFF hingga bisa dikenal masyarakat.

“Kita sangat perlukan media. Semoga kemitraan ini terus berlanjut,” kata dia.

Griffin mengharapkan media massa tetap menyampaikan isu-isu lingkungan khususnya sumber daya laut.

“Kami terus mengingatkan tentang ekosistem di laut, khususnya yang berada di wilayah segitiga terumbu karang,” ujar Griffin.

Sementara itu, Wakil Direktur Eksekutif untuk Program Services di Sekretariat Regional CTI-CFF, Christovel Rotinsulu menjelaskan insiatif hubungan bilateral 6 negara dalam menjaga terumbu karang, perikanan dan ketahanan pangan ini, bertujuan di tahun 2029 dalam menopang kesehatan ekosistem laut dan petumbuhan ekonomi.

“Ada 5 hal teknis lainya seperti, bagaimana menyelesaikan isu-isu, mencari solusi bagi spesies yang terancam punah seperti, ikan paus, penyu, dan makhluk biota laut lainnya termasuk terumbu karang, juga bisa memikirkan perikanan berkelanjutan, dan bagaimana negara anggota mencari solusi dalam memastikan ekonomi atau penghasilan dari laut terjaga,” jelasnya.

Wakil Direktur Eksekutif Layanan Korporat di Sekretariat CTI-CFF, Hanung Cayhono menambahkan hubungan 6 negara bersama pemerintah Indonesia termasuk di Sulawesi Utara dari waktu ke waktu semakin baik dan meningkat, termasuk pada tahun 2024 juga dilaksanakan pertemuan dengan sejumlah kegiatan besar lainnya.

“Kami mempunyai status internasional, dan kami disini merupakan panitia regional dari 6 negara untuk ke depan nanti juga akan melaksanakan kegiatan rencananya di Bulan April akan ada pertemuan secara offline dengan mempunyai kegiatan teknis dan banyak komitmen negara yang akan dilaksanakan dengan baik,” pungkas Cahyono seraya berharap pihak media bisa menjembatani dengan Gubernur Sulut yang baru Yulius Selvanus.(yren)

Exit mobile version