Pemdes Wioi Berikan Makanan Tambahan Untuk Bayi, Ibu Hamil dan Remaja Puteri

Mitra.Seputarsulutnews.co.- Pemerintah Desa (Pemdes) Wioi terus meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di desa tersebut. Berbagai terobosan dilakukan untuk memberikan nutrisi bagi para bayi, anak anak sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

Untuk itu, lewat bantuan Dana Desa Tahun anggaran 2024, Pemerintah Desa bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sertamasyarakat telah ber Musdes untuk memasukan program pemberian  makanan tambahan bagi anak Balita, Pekan anak usia Dini, ibu hamil dan remaja Puteri yang ada di desa Wioi.

Atas dasar itulah Pemdes Wioi telah menyalurkan bantuan makanan Tambahan Tahap bagi anak anak penerus bangsa Indonesia. Bantuan makanan tambahan sampai saat ini sudah masuk dalam tahap ke dua yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024.

Hukum Tua Desa Wioi Esly Richard Untu SE kepada media ini ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya , Jumaat (23/8)mengatakan bahwa bantuan makanan tambahan yang diberikan bagi anak balita, anak Usia dini, Ibu hamil dan menyusui serta remaja puteri merupakan program pemerintah yang harus di back Up oleh pemerintah desa lewat Dana Desa (tahun anggaran 2024.

Dikatakan untu, pemberian bantuan makanan tambahan bertujuan agar anak anak kita terhindar dari stunting yang sangat memprihatinkan bagi bangsa kita saat ini.

“Pemberian makanan tambahan merupakan prioritas pemerintah pusat yang harus dilakukan lewat Dana Desa. Pemberian makanan tambahan ini juga adalah mencegah bertambahnya jumlah stunting di Desa Wioi, membantu bagi keluarga yang memiliki anak kurang gisi,” ujar Untu.

Diapun berharap dengan diberikannya makan tambahan bagi anak balita, Anak Usia Dini, Ibu Hamil dan Menyusui serta para remaja Puteri yang ada di Desa Wioi dapat meningkatkan nutrisi untuk kesehatan dan mencegah Stunting.

“Mudah- mudahan lewat bantuan makanan Tambahan ini, Desa Wioi akan terbebas dari Stunting tahun 2025,” harap Untu.

Ditambahkanya, makanan tambahan yang diberikan berupa susu, Kue serta makanan yang mengandung nutrisi.

“Total anggaran yang dibelanjakan untuk makanan tambahan tahap ke dua berjumlah Rp 13.358.000,” pungkasnya. (Advetorial)  

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version