Pemuda Tanjung Niara Tobelo, Gantung Diri, Usai Pesta Miras
HALMAHERA UTARA – Sungguh Naas yang dialami Seorang Pemuda berinisial YM alias Yunus (16) asal Desa Tanjung Niara, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon Ketapang yang berada di Pantai Desa Tanjung Niara. Jasad pemuda Naas itu ditemukan pada Senin (18/12/2023) sekira Pukul 06.40 WIT.
Kejadian Gantung Diri itu dibenarkan Kasi Humas Polres Halmahera Utara, Iptu Kolombus Guduru, “Sementara ini Kejadian Bunuh diri sementara di dalami motifnya oleh pihak Kepolisian,” ungkap Kasi Humas.
Dugaan sementara Pemuda nekat mengakhiri hidupnya di Seutas Tali itu, karena kesal dengan teguran sang Ibu saat dirinya sedang Mabuk-mabukan bersama teman-temanya.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1508-01/Tobelo, juga ikut serta membantu pihak keluarga untuk mengevakuasi korban.
Menurut informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, “Pada sekira Pukul 06.40 WIT, Saksi yang merupakan Ayah Korban hendak pergi ke pantai tiba-tiba melihat korban yang sudah tergantung di Pohon Ketapang, seketika dirinya kembali ke Kampung yang berjarak 150 Meter untuk memberitakan kepada pihak keluarga lainya. Dirinya bersama masyarakat lainya membuka jenazah anaknya itu dan membawanya ke rumah,” ungkap Wens Mandiangan (43) yang merupakan ayah pemuda Naas itu.
Ayah korban juga menuturkan, “Sebelum korban melakukan gantung diri. Pada hari Minggu Tanggal 17 Desember, 2023 sekira Pukul 21.00 WIT, korban bersama rekan-rekannya sedang menkonsumsi minuman keras dan sempat di tegur oleh Ibunya, akan tetapi korban sempat mengeluarkan kata ,Mama cuma melarang kami mabuk, lebih baik keluarkan pakaian saya, sehingga saya tinggal di hutan,” ungkap Ayah korban.
Sepengetahuan Ayah, Korban tidak ada permasalahan dengan pihak keluarga, diduga korban hanya kesal dengan tingkah laku dari ibu kandungnya yang menegur korban pada saat sedang menkonsumsi minuman keras beserta rekan-rekannya, sehingga korban merasa malu sehingga melakukan gantung diri. Pihak keluarga menolak untuk melakukan visum dan pihak keluarga mengakui kejadian tersebut sudah ajal dari korban.(Oke)
