Kegiatan Rakor Percepatan penurunan angka Stunging dan pengukuhan BAS Kabupaten Mitra dilaksakanan diawali dengan laporan singkat oleh Kepala Dinas P2KB Dr Helny Ratuliu MAP tentang tugas BAS yang melibatkan semua stakeholder yang nantinya akan dilantik sebagai Bapak Bunda Anak Stunting Kabupaten Mitra.
Nantinya, sesuai SK Bupati ada beberapa kepala SKPD terkait serta BUMD, serta unsur Perbankan yang ada di kabupaten Mitra.
“Yang akan dilantik sebentar sesuai SK Bupati adalah kepala OPD terkait, BUMD, Bank Sulut, Bank Mandiri, Bank BNI yang ada di kabupaten Mitra,”ujar Ratuliu.
Penjabat Bupati Ir Ronald Sorongan dalam sambutannya menyampaikan terimah kasih kepada semua pihak, kepala OPD, pihak perbankan yang sudah memberi diri dalam menanggulangi percepatan Stunting di Kabupaten Mitra.
Sebagai Bupati saya berharap kepada saudara saudara yang telah dipercayakan sebagai BAS di kabupaten Mitra untuk terus memberikan pendampingan memberikan bantuan langsung kepada keluarga yang beresiko Stunting maupun yang sudah Stunting.
“ Sesuai Data dari Dinas Kesehatan maupun DP2KB di Kabupaten Mitra ada 142 anak stunting dan ribuan keluarga bersiko stunting,” ujar Sorongan.
Diapun berharap dengan dikukuhkanya Bapak Bunda Anak Stunting ada penurunan Stunting di daerah Mitra.
“Tugas kita bersama untuk membantu pemerintah dalam penurunan angka stunting. Jika BAS tidak mampu bekerja sama dalam menurunkan angka Stunting, sayalah yang akan menurunkannya, sebut Sorongan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut BKKBN Perwakilan Sulawesi Utara Ir.Tino Tandayu,M.Erg, Pihak TNI Polri,Kepala Kantor Kemenag Mitra Muhamad Thaib Mokobombang MH, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Mitra Nancy Tewu, Kepala BNI Cabang Ratahan Jessika Mende,SE, Branch Manager Bank Mandiri Ratahan Victor Kosegeran ST, Perwakilan BSG Ratahan, Tehnical Asiaten Satgas Percepatan Penurunan Stunting kabupaten Mitra Arthur Rogi,SPI serta Kepala Perangkat Daerah dan Camat se Kabupaten Mitra. (Fredy)
