Juni 4, 2026

Pesta Miras Berujung Pembunuhan di Niampak Talaud Terjadi, Pelaku Lari Ke Hutan

0
Foto Kiri: Korban Saat Di TKP. Foto Kanan: Pelaku Pembunuhan. (foto:ist)

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Pesta Minuman Keras (Miras) dan berujung maut kembali terjadi. Kali ini di Desa Niampak Kecamatan Beo Selatan, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Senin (07/08/2023) sekira Pukul 22.30 WITA.

Berawal dari pesta miras dan adu mulut, lelaki NR alias Nofri salah seorang warga Desa nekat menghabisi nyawa seorang lelaki asal Kelurahan Beo Timur berinisial PAM alias Panji.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Muhammad Chaidir, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas AKP Olden Arunde, SE membenarkan terjadinya tindak pidana pembunuhan tersebut. Diungkapkan, pada hari Senin tadi malam sekitar pukul 21.00 wita, bertempat di Desa Niampak Kec. Beo Selatan Kab. Kepl Talaud tepatnya depan salah satu rumah warga. Saat itu pelaku sedang duduk berpesta minuman keras dengan lima orang saksi.

Selanjutnya, pada pukul 21.30 wita korban bersama temannya seorang lelaki berinisial R datang mengendarai sepeda motor Honda PCX dengan membawa minuman beralkohol golongan A jenis Segar Sari sebanyak 2 dos dan BIR Putih sebanyak 5 botol langsung bergabung pesta miras dan karaokean dengan 5 (lima) orang saksi dan pelaku duduk. Beberapa saat kemudian antara korban dengan pelaku terlibat adu mulut.

Setelah itu pelaku masuk kedalam rumah keluarga Pinggian – Pusunghulena kemudian memanggil saksi lelaki JM untuk masuk ke dalam rumah.

“Setelah JM masuk kedalam rumah pelaku menanyakan dimana pisau, tetapi JM tidak memberitahukannya dan langsung masuk ke dalam kamar,” kata Kasi Humas

Ditambahkanya, sekitar pukul 22.30 wita korban dengan temannya R berpamitan kepada 4 (empat) orang saksi untuk pulang. Pada saat korban akan menaiki sepada motor pelaku keluar dari rumah lalu berlari mendekat kearah korban dan langsung melakukan penikaman di bagian punggung lebih dari 1 (satu) kali.

Pada saat pelaku keluar dari rumah seorang saksi perempuan VS langsung lari masuk kedalam rumah dan ke 3 (tiga) orang saksi melihat kejadian tersebut langsung mendekati untuk melerai namun pada saat mengetahui pelaku memegang pisau sambil menikam korban ke 3 (tiga) saksi langsung lari masuk kedalam rumah.

Kurang lebih 5 (lima) menit di dalam rumah saksi lelaki RS dan AL keluar dari rumah untuk minta pertolongan dan pada saat keluar kedua saksi melihat korban sudah tergeletak di tanah dan pelaku sudah melarikan diri. “Dari hasil penyelidikan didapati bahwa pelaku melakukan pembunuhan karena tersinggung di ejek oleh korban, ” ucapnya.

Kepolisian telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, membuat permintaan Visum Et Repertum, membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan, mencari pelaku serta melakukan pemeriksaan saksi – saksi.

Pelaku masih dalam pencarian. Info yang didapat, pelaku melarikan diri ke arah perkebunan dan hutan.

(ecko)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version