Mei 26, 2026

Buah Naga Asal Desa Akas, Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan Dapat Omzet Puluhan Juta

0
Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan, Serma Frits Doodoh, Jajaran Kodim 1312/Talaud, Yang Sukses Membudidayakan Buah Naga Asal Desa Akas.(foto:eko_ssn)

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Sersan Mayor (Serma) Frits Doodoh, merupakan Anggota TNI AD yang bertugas selaku Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan jajaran Kodim 1312/Talaud. Berkat tekad dan kerja keras mengembangkan budidaya buah naga, dirinya berhasil menjadi seorang Prajurit TNI AD dan petani yang tergolong sukses di Pulau Terluar Kabaruan.

Usaha awalnya itu mendapat banyak cibiran dari warga yang mengatakan, tanaman tidak bermanfaat karena ditanam di daerah pulau yang beriklim panas. Namun itu tidak membuat Serma Frits patah semangat, dirinya terus berusaha membudidayakan buah naga hanya dengan pengetahuan seadanya selaku Prajurit TNI AD yang bertugas di Pulau Terluar Kabaruan.

“Dengan pemahaman warga Desa yang belum tau tentang buah naga, dinilai tidak bermanfaat. Saya pernah dicibir warga untuk menanam buah naga itu. Tetapi, cibiran itu menjadikan semangat buat saya untuk berusaha dalam membudidayakan buah naga hingga berhasil,” ucapnya kepada Media Seputar Sulut News, pada Senin (13/06/2022).

Perjuangan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1312-01/Kabaruan, itu tidak diperoleh semudah membalikan telapak tangan saja, menurut penuturan Serma Frits dirinya membudidayakan Buah Naga sejak Tahun 2016. “Sejak Lima Tahun lalu saya menanam Buah Naga jenis Super Merah dan Putih. Pertama saya menanam sebatas di Pekarangan rumah saja, namun setelah berhasil lanjut ke lahan perkebunan. Selama penanaman dari awal, tidak pernah mengalami kegagalan, itu yang membuat saya percaya budidaya buah naga bisa jadi masa depan yang cerah. Karena itu saya lebih semangat dalam budidaya Buah Naga. Dari situ saya percaya juga ternyata buah naga cocok dengan iklim panas seperti di Pulau Terluar Kabaruan, Kabupaten Talaud ini,” ungkapnya.

Hasil kerja keras petani buah naga, Serma Frits yang merupakan Babinsa Desa Akas ini mendapat hasil yang baik. Kini kebun buah naga miliknya mempekerjakan Tiga orang untuk membantu dirinya dalam membudidayakan buah naga yang tumbuh dengan baik.

Sekali panen dalam Sebulan, buah naga asal Desa Akas ini, Serma Frits mendapat 400 Kg dengan omzet Puluhan Juta Rupiah. Buah naga asal Desa Akas ini baru sebatas penjualan ke perorangan yang membeli dan dijual kembali, belum sepenuhnya masuk pasar-pasar di Talaud.

“Pendistribusian buah naga ini baru sebatas perorangan yang dijual di Mangaran, Lirung dan sebagian Melonguane, belum seluhnya. Kini, sudah ada beberapa kelompok tani di Desa yang melakukan kerja sama untuk budidaya buah naga. Saya harap budidaya buag naga bisa meluas di Kabupaten Talaud, di Desa Akas sendiri sudah 95% masyarakat yang menanam buah naga. Jika tanaman buah naga bisa memenuhi kebutuan pasar di Talaud, maka buah naga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud,” tutup Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan.

(ecko_ssn)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version