Juni 16, 2026

Mentri Yasonna. H. Laoly Bacakan Sambutan Presiden RI, Acara Puncak Paskah Nasional di Talaud

0
Mentri Hukum Dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia (RI) Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D.,

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Perayaan Acara Puncak Paskah Nasional di Kabupaten Kepulauan Talaud berlangsung hikmat. Paskah Nasional yang rencananya akan di hadiri Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, diwakili oleh Mentri Hukum Dan Hak Asasi Manusia (HAM) Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., Selasa (17/05/2022).

Dalam acara puncak Paskah Nasional itu Menkumham membacakan sambutan Presiden RI:

Pertama-tama kita panjatkan Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas Kasih dan AnugerahNYA sehingga kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk turut berbagi sukacita dengan umat Kristiani di seluruh tanah air dalam acara perayaan Paskah memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Saya ucapkan selamat dan mengapresiasi kepada pihak panitia baik tingkat pusat maupun panitia lokal setempat serta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, dan seluruh masyarakat Kepulauan Talaud atas pelayanan yang telah diberikan, sehingga perayaan Paskah Nasional dapat terlaksana dengan baik.

Yang saya hormati,
Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Bapak Pdt. Gomar Gultom,Ketua Panitia Paskah Nasional Tahun 2022, Bapak Jan S. Maringka, Bupati Kepulauan Talaud, Bapak Elly Engelbert Lasut, Sekretaris Panitia dan Jajaran Panitia Paskah Nasional Tahun 2022, Para Tamu Undangan dan Hadirin Sekalian yang Berbahagia; serta Para umat Kristiani yang hadir secara langsung maupun yang menyaksikan acara ini secara virtual.

Sebelumnya, pada kesempatan yang baik ini izinkan kami menyampaikan ucapan permintaan maaf dan salam dari Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo yang tidak dapat hadir bersama kita semua di sini oleh karena tugas kenegaraan yang tidak dapat beliau tinggalkan, maka atas izin beliau mewakilkan kepada kami untuk dapat menghadiri perayaan Paskah Nasional ini.

Bapak dan Ibu yang saya hormati, Perjalanan bangsa Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peranan, kontribusi, dan keberadaan umat Kristiani bersamasama dengan seluruh elemen bangsa dalam turut serta mensukseskan pembangunan pemerintah Indonesia.

Melewati masa-masa penuh tantangan dalam upaya bangsa Indonesia menanggulangi pademi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru dunia, dukungan gereja dan seluruh umat Kristani dalam menaati protokol dan anjuran pemerintah termasuk dalam pembatasan kegiatankegiatan ibadah secara tatap muka maupun terkait program vaksinasi nasional untuk mencegah penyebaran virus yang mematikan tersebut merupakan sebuah kontribusi yang nyata sehingga pada saat ini kita telah dapat menyaksikan hasil-hasil yang signiflkan berupa semakin menurunnya tingkat penyebaran Covid-19 di tanah air.

Bapak, lbu yang saya hormati, Sebagai bangsa Indonesia, kita patut pula berbangga karena pada tahun 2022 ini kita dipercaya untuk memegang Presidensi G-20. Sebagai forum kerja sama multileral yang memiliki kedudukan strategis dalam percaturan ekonomi dunia, keberadaan G20 memiliki peranan penting dalam mengawal proses pemulihan secara global pasca pandemi Covid-19. Untuk itu dengan mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bersama-sama mencapai pemulihan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Upaya tersebut di atas tentunya memerlukan dukungan dari seluruh komponen bangsa Indonesia termasuk kalangan umat beragama, sehingga amanat yang dipercayakan kepada bangsa Indonesia tersebut dapat kita laksanakan dengan baik. Untuk itu keharmonisan dan kerukunan umat beragama dan antar umat beragama yang sejak dahulu kala menjadi soko guru bangsa kita senantiasa dapat kita jaga dan pertahankan untuk mewujudkan kondisi yang mendukung terlaksananya pembangunan nasional.

Bapak dan lbu yang saya hormati,
Tahun ini, kembali kita merayakan Paskah secara sederhana di tengah situasi pandemi yang masih belum berakhir dan dalam kondisi dan keadaan yang masih dibatasi atau terbatas, namun tetap khidmat dan penuh sukacita tentunya, serta tetap dengan mematuhi protokol kesehatan dan menjaga situasi yang sudah mulai membaik agar tetap kondusif dan risiko penyebaran Covid-19 dapat kita kendalikan dengan baik dan segera kita dapat keluar dari pandemi ini.

Selain itu, kita juga harus waspada terkait dengan penyakit hepatitis yang sedang melanda Indonesia, semoga kita semua terhindar dari penyakit ini dan selalu waspada akan kesehatan dan lingkungan kita.

Bapakllbu yang saya hormati, Tema Paskah Nasional kita kali ini adalah “Tak Terpisahkan dari Kasih Allah” yang diambil dari Roma 8: 38-39. Perikop ini menjelaskan bahwa manusia tidak akan bisa dipisahkan dari Kasih Allah oleh karena dua alasan yaitu “Kasih itu kekal” dan “tanpa syarat”. Tuhan Yesus begitu.

Mencintai kita sehingga mengutus Putranya untuk menyelamatkan kita semua dari dosa-dosa kita. Namun, jika kita adalah milik Yesus Kristus, satu hal yang kita ketahui dengan penuh keyakinan, Tuhan akan ada bersama kita di dalam Kasihnya yang besar dan karena Tuhan itu sendiri adalah KASIH. Sebagaimana firman Tuhan yang terdapat dalam Efesus 228-10 yang berbunyi sebagai berikut: “Sebab karena kasih karunia kamu dise/amatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu tetapi pemberian Allah. Itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan adaIah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamnya”. Bapak, lbu yang saya hormati, Oleh karena itu, Paskah yang kita rayakan setiap tahun seharusnya menjadikan kesempatan bagi kita untuk membangun semangat tinggal di dalam kasih Kristus dan berbuah nyata yang diwujudkan dengan selalu berpengharapan dan peningkatan kualitas iman sebagai umat Kristiani khususnya dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong di tengah masyarakat dalam situasi pandemi ini.

Bapak, lbu yang saya hormati, atas nama Pemerintah lndonesia saya ucapkan selamat Paskah bagi kita semua dan semoga seluruh umat Kristiani senantiasa dapat memaknai arti pengorbanan dari Tuhan Yesus yang telah mati dan bangkit serta mengalahkan maut untuk menebus dosa-dosa kita. Amin.

(Oke)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version