Empat Hari “Pump Boat” Dihantam Badai Nelayan Sereh, Talaud Terdampar Di Morotai
SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Sunguh naas yang dialami seorang nelayan bernama Arman Lado (46) asal Desa Sereh Induk, Kecamatan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, dirinya harus terombang-ambing selama Empat hari di lautan akibat diterjang badai sejak Kamis 23 hingga Selasa 28 kemarin. Peristiwa yang nyaris merengut nyawanya itu terjadi saat Korban turun melaut dengan menggunakan pumpboat namun saat ditengah laut terjadi cuaca ekstrim sehinga korban diterjang oleh badai sebelum Natal.
Menurut informasi yang di rangkum menyebutkan, Nelayan trsebut setelah Empat hari hanyut di terjang badai dari Kabupaten Kepulauan Talaud Sulut dan terdampar di Kabupaten Kepulauan Morotai Maluku Utara pada Selasa (28/12/2021) dan ditolong masyarakat setempat.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Lirung AKP. Ferry F. Padama, S.H membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kapolsek Menjelaskan, “Menurut laporan dari istri korban, setelah itu Polsek melakukan upaya berkoordinasi bersama Sat Pol Air Polres Kepulauan Talaud KBO Ipda Recky Taliwuna dan Pemerintah Kecamatan. Setelah beberapa waktu, Kanit Intel Polsek Lirung Bripka Melky Binilang sudah mendapat informasi bahwa korban terdampar dan selamat di Kabupaten Kepulauan Morotai,” ungkap Kapolsek.
Informasi lewat Medsos dari grup FaceBook “Info Pulau Mororai Terkini” tentang penemuan Nelayan hilang oleh Warga Morotai beredar. Berdasarkan keterangan Warga bahwa korban melaut sejak hari Kamis 23 Desember 2021 dan sampai dengan hari Jumat tanggal 24 Desember 2021 belum kembali kerumah dan oleh keluarga dinyatakan hilang. Korban saat ini masih berada di Kabupaten Morotai tepatnya di Desa Libano.
Saat ditolong warga masyarakat Morotai, Korban terlihat lemas. Kini korban menunggu upaya dari Keluarga maupun Pemerintah untuk memulangkan Korban ke Kabupaten Talaud. (ecko)
