April 19, 2026

Sebelum Pelaksanaan PTM Terbatas Siswa/i Harus Vaksin

0

VAKSINASI: Pelaksanaan vaksinasi sebelum Pembelajaran Tatap Muka.(foto:ssc)

SUARASULUT.COM,MANADO—Sebelum aktivitas di sekolah dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) semua sekolah harus mengikuti sesuai aturan yang dikeluarkan melalui surat edaran Gubernur Sulut. Dalam edaran tersebut selain sekolah

SMK Negeri 1 Manado mengikuti aturan Gubernur Sulut untuk melakukan aktivitas PTM. Menurut kepala sekolah Jenner Rumerung MPd menjelaskan sekolah sudah melakukan uji coba untuk melaksanakan aktivitas PTM terbatas. ” Kurang lebih sudah dua pekan melaksanakan uji coba, dengan memperketat protokol kesehatan dan mengikuti aturan dari SKB empat Menteri dan aturan Pergub.” Ucapnya.

 

Kepsek juga menambahkan bahwa dalam aturan Pergub yang dikeluarkan bahwa sekolah harus memperketat protokol kesehatan (prokes) dan Guru,Staff dan siswa harus melakukan vaksinasi untuk bisa beraktivitas disekolah. Sesuai aturan kegiatan tersebut Anggota Dewan DPR RI Dra Adriana Dondokambey bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado untuk melaksanakan vaksinasi untuk tingkat pelajar.

Dalam pembukaan vaksinasi kepsek mengucapkan banyak terima kasih kepada Adriana Dondokambey karena memberikan fasilitas untuk siswa dan siswi untuk mempermudah untuk melakukan vaksinasi,” dengan kepedulian beliau bahwa bisa memberikan fasilitasi untuk mempermudah siswa masyarakat SMK Negeri 1 Manado untuk melakukan vaksinasi. Memang masih ada kurang lebih 25persen siswa belum di vaksin. Jadi orang tua juga tidak perlu repot untuk membawa atau mencari tempat vaksinasi lagi.” Kata Kepsek saat membuka kegiatan Vaksinasi. Jumat,(22/10).

Sebelum pelaksanaan vaksinasi dijelaskan langsung oleh Kepala Puskesmas Sario Syslia Karinda. Bahwa untuk peserta vaksinasi terutama harus di dampingi orang tua atau wali, peserta vaksinasi harus mengikuti petunjuk oleh tim dari puskesmas.” Pihak Puskesmas menyiapkan Dosis Vaksinasi Sinovac dan Astrazeneka dalam tahap pertama dan kedua. Khusus masuk tahap kedua harus membawa surat atau bukti vaksinasi dosis pertama” jelasnya.

Di tambahkan Oleh Rumerung bahwa aktivitas Sekolah Program Keunggulan (PK) melakukan uji coba PTM dengan melakukan Pembelajaran hanya 180 menit per hari, aktivitas siswa di bagi menjadi dua Sift, dalam satu Sift kurang lebih 25 % siswa melakukan PTM. ” Dalam satu Sift mempunyai selisi 1 jam dalam pembelajaran dan selisi tersebut tim gugus Covid sekolah melakukan penyemprotan di ruangan kelas yang akan di gunakan.” Terang Rumerung.

Pelaksanaan vaksinasi ini dipantau langsung oleh Anggota DPRD RI Komisi 10 Dra Andriana Dondokambey di dampinggi oleh Camat Sario Hendrick Lasut SE, Lurah Sario Kota Baru Jermia Sampul dan Kepala Puskesmas Sario Sysilia Karinda.(AgungSugi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version