Mei 24, 2026

AJP Salurkan Paket “Balasa” Bagi Pelaku Pariwisata di Minsel

0

SUARASULUT.COM,MINSEL-Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang mengakibatkan hampir seluruh sektor terdampak, termasuk sektor pariwisata.

Pembatasan perjalanan dan masuk ke satu daerah serta ditiadakannya aktivitas yang mengumpulkan massa mengakibatkan belasan ribu pelaku pariwisata dan juga ekonomi kreatif (parekraf) di Sulawesi Utara (Sulut) termasuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjadi kesulitan mendapatkan penghasilan.

Anggota Komisi X DPR RI Adrian Jopie Paruntu (AJP) mengatakan, pariwisata merupakan sektor yang paling pertama terdampak Covid-19.

“Termasuk Minsel yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan turut mengalami imbasnya, dimana banyak pekerja pariwisata yang terkena dampak,” ujar AJP seusai penyerahan paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, di aula Rumah Dinas Bupati Minsel pada Selasa (21/7/2020) siang tadi.

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, bantuan paket Balasa ini merupakan bantuan tanggap darurat yang diberikan Kementerian.

“Pelaku parekraf ini kan banyak yang sementara penghasilannya menurun, atau pun sementara dicutikan. Berkaitan dengan itu, adalah sedikit perhatian bantuan kepada mereka,” katanya.

Setelah new normal mulai berjalan, maka lokasi pariwisata menurut AJP akan mulai dibuka. Maka akan ada fase pemulihan.

“Di fase pemulihan nanti akan ada bantuan berupa pelatihan bagi pelaku usaha untuk menghadapi new normal industri pariwisata,” ungkapnya.
Pelatihan yang dimaksud diantaranya tetap mengingatkan pelaku usaha parekraf untuk tetap berperilaku hidup sehat, bersih, aman dan ramah lingkungan. Karena nanti kedepan, wisatawan akan memilih daerah wisata yang bersih dan sehat.

“Hal-hal ini lah yang perlu diingatkan kembali kepada semua pelaku parekraf, termasuk cara menyajikan makanan kepada pembeli, karena wisatawan pasti memilih ke daerah yang bersih,” ungkapnya lagi.

Anak kandung dari Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP) ini juga berharap, program pemulihan ekonomi bagi pelaku parekraf sudah dimulai di bulan Juli hingga Agustus.
“Sehingga pada saat normal, artinya situasi sudah membaik semua, kita menjadi lebih siap menghadapi semua,” harapnya.(yan)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version