Dua Warga Talaud Status ODP Virus Corona, Satu Datang dari Luar Negeri Belum Ada Gejala Sakit
SUARASULUT.COM,TALAUD – Kesehatan masyarakat di seluruh Nusantara, saat ini sangat diperhatikan pemerintah setempat. Salah Satunya kesehatan warga di Kabupaten Kepulauan Talaud yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mendapat pantauan serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Talaud.
Pasalnya di Kabupaten Talaud, pekan kemarin ada beberapa masyarakat yang berkunjung ke luar Negeri, dan Negara yang di kunjunggi terkena dampak Virus Corona atau COVID-19.
Dengan keadaan tersebut, warga itu langsung mendapatkan status ODP. Itu diungkapkan Fransina Awaeh yang merupakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Talaud, sewaktu rapat koordinasi Forkopimda di Kodim 1312/Talaud, pada Kamis kemarin.
Hal serupa juga diserukan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Talaud dr. Kerry Dolfie Monangin, ME saat dihubunggi media ini, pada Sabtu (21/03/2020), Dokter mengatakan, “Untuk ODP sesuai degan kriteria teknis revisi ke 3. Untuk Kabupaten Talaud sampai dengan kemarin ada 2 orang dan kami melakukan pemantauan setiap hari selama 14 hari, sampai hari ini sudah hari ke 4, kondisi ODP mengalami perbaikan dari gejala-gejala yang di alami sudah berkurang, namun demikian sesuai protap kita terus menganjurkan ODP untuk karantina di rumah masing-masing selama 14 hari,” ungkap Dokter.
Menurut informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, salah Satu tokoh masyarakat Melonguane yang engan namanya di publikasikan mengaku, “Dinas terkait harus lebih sigap mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Talaud. Orang-orang yang memenuhi kriteria ODP dianggap berpotensi menularkan Covid-19 sampai terbukti sebaliknya dan harus menjalankan karantina mandiri serta harus sadar diri akan penularanya. Sudah ada yang terpantau ODP masih melakukan aktifitas seperti biasa,” tuturnya.
Diketahui di Kabupaten Talaud diduga sudah ada Dua warga yang berstatus ODP dan ada Satu juga yang baru pulang dari luar Negeri, tapi tidak menimbulkan gejala sakit. Semuanya menjadi pantauan Dinas Kesehatan, serta Satgas pencegahan menularnya COVID-19 yang melakukan berbagai upaya pencegahan di Kabupaten Talaud.(oke)
