Ini Bukti Nyata Program ODSK di Dispora Sulut
SUARASULUT.COM,MANADO– Terus menggenjot prestasi olahraga sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw (ODSK) yang kini memasuki 4 tahun.
Demikian dikatakan kepala
Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah Provinsi Sulut Marcel Sendoh SH. Bidang Pemberdayaan Pemuda, jajaran Dispora Sulut telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya 2017, dilakukan Sosialisasi HIV/AIDS yang melibatkan 50 pemuda di Kota Manado, memantapkan Minat Bakat Pemuda Desa sebanyak 100 orang berlokasi di Rembukan, Kabupaten Minahasa.
Pada tahun sama dilaksanakan Jambore Pemuda Daerah (JPD) yang melibatkan 100 org berlokasi di Desa Sukur Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Selain ikut melibatkan para Pemuda dijajaran Sumpah Pemuda, Dispora Sulut juga menggelar Rakor Kepemudaan yang diikuti 35 peserta se-Sulut.
Bahkan pada tahun ini pula digelar Kirab Pemuda Indonesia yang diikuti 100 peserta berlokasi di Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Bolmong dengan sumber anggaran dari APBN, termasuk keikutsertaan 15 pemuda dari Sulut pada ajang Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Sawalunto Sumatera Barat.
Pada Tahun 2018, Dispora Sulut melakukan Sosialisasi HIV /AIDS yang melibatkan 50 peserta, juga pelaksanaan program Minat Bakat Pemuda Desa yabg diikuti 100 peserta berlokasi di Kota Manado.
Juga digelar Jambore Pemuda Daerah (JPD) yang diikuti 100 peserta berlokasi Kabupaten Minahasa, Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dengan 13 peserta yang diselenggarakan di Bangka Belitung (sumber dana dari APBN).
Selain menggelar kegiatan Sumpah Pemuda, Dispora juga menyelenggarakan Kirab Pemuda dengan 40 peserta ditambah 1.800 peserta dari daerah dengan lokasi kegiatan di Kabupaten Bolmong Utara (sumber dana dari APBN).
Sedangkan pada tahun 2019, Dispora Sulut melaksanakan Sosialisasi HIV / AIDS yabg diikuti 100 orang peserta dan menggelar Lomba Vokal Group Lagu-lagu Perjuangan dwngan peserta 20 VG.
Tahun sama, digelar JPD dengan jumlah peserta 100 orang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara. Di tahun ini pula dilakukan Sosialisasi Latihan Kepemimpinan dengan 100 peserta di lokasi Kabupaten Minahasa.
Kegiatan JPI juga dilaksanakan dengan peserta 20 Orang berlokasi di Tondano Sulut dengan sumber anggaran dari APBN /APBD serta pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda, sekalipun tanpa dana.
Bidang Pembudayaan sekaligus Penghargaan Olahraga, Kadis Dispora Sendoh menyebut bahwa pada tahun 2016, telah diberi Penghargaan Rumah kepada Atlit asal Sulut LILYANA NATSIR, yang berhasil meraih Medali Emas pada Olimpiade Rio De Janeiro 2016 cabang Olahraga Bulutangkis.
Pada tahun ini juga diberikan Penghargaan dalam bentuk uang kepada Atlit Pingkan Mandagi di cabang olahraga Terjun Payung.
Penghargaan yang sama pula diberikan kepada 8 Atlit dan 17 Pelatih pada POPNAS 2015 Jawa Barat, dan penghargaan dalam bentuk uang kepada 6 Atlit dan 3 Pelatih pada PON Remaja di Jawa Timur 2016.
Pada tahun 2017; diberikan Penghargaan (Uang) kepada Atlit/Pelatih pada PON XIX 2016 Jawa Barat. Dan Penghargaan Uang kepada 20 Atlit dan 20 Pelatih serta 4 orang Tandem pada Paralympic Nasional XV 2016 yabg digelar di Jawa Barat.
Demikian pula pada tahun 2019, diberikan Penghargaan Uang kepada 5 Atlit dan 1 Pelatih Sulut pada Asian Games XVIII tahun 2018 di Jakarta.
Marcel Sendoh juga menambahkan bahwa instansinya memberikan Penghargaan Uang kepada 1 Atlit Sulut pada Asian Para Games thn 2018 serta Pemberian Piagam Penghargaan kepada 5 sekolah, 3 Atlit, 1 Pelatih, 3 Pembina Olahraga pada HUT Provinsi Sulut tahun 2019.
Selain itu Marcel Sendoh memaparkan Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, dimana pada Tahun 2016, Atlit Sulut berhasil meraih 1 Mefali Emas dan 8 Medali Perunggu pada PON XIX Jawa Barat.
Atlit Sulut juga berhasil menyabet 6 Medali Emas, 7 Medali Perak, dan 8 Medali Perunggu di ajang PEPARNAS di Jawa Barat. Dan pada POPWIL Papua , Atlit Sulit berhasil menyabet 6 Medali Emas dan 5 Medali Perak.
Pada tahun 2017, Atlit Sulut berhasil memboyong 1 Medali Perak dan 4 Medali Perunggu pada POPNAS Jawa Tengah.
Pada tahun yang sama, dilaksanakan PORPROV di Kabupaten Minahasa yang diikuti oleh 21 cabang olahraga.
Pada tahun 2018, di ajang POPWIL Sulawesi Utara, Atlit Aulut berhasil meraih 18 Medali Emas dan 7 Medali Perak dan 4 Medali Perunggu.
Pada tahun 2019, di ajang POPNAS DKI Jakarta, Atlit Sulut berhasil membawa pulang 3 Medali Emas dan 4 Medali Perunggu.
Guna mengikuti kegiatan Pra PON, diperoleh hasil bahwa ada 21 cabang olahraga yang diikuti 123 Atlet dan 25 Pelatih. Mereka dinyatakan lolos untuk mengikuti PON XX di Provinsi Papua. Dan pada tahun yang sama, PORPROV di Kota Bitung yang diikuti oleh 26 cabang olahraga, boleh terlaksana dan sukses. (wal/*)
