November 5, 2026

DPRD Sulut Terima Aksi PERMSTA, Mahasiswa Sampaikan Sejumlah Tuntutan kepada Wakil Rakyat

Seputarsulutnews.co,Manado – Aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Persatuan Mahasiswa Sulawesi Utara (PERMSTA) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara mendapat respons dari jajaran legislatif.

Kedatangan massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, bersama sejumlah anggota DPRD dan Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen.

Aksi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi serta menyuarakan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, baik pada tingkat daerah maupun nasional.

Dalam aksi yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026) tersebut, PERMSTA membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, pemerataan pembangunan, pendidikan, kesehatan, hingga penegakan hukum.

Sejumlah isu yang disuarakan di antaranya penolakan terhadap reklamasi Manado Utara, persoalan perizinan pertambangan, pemerataan distribusi listrik di wilayah kepulauan, serta penanganan kasus pelecehan seksual di Sulawesi Utara.

Selain itu, mahasiswa turut menyampaikan sejumlah tuntutan nasional, termasuk persoalan kebakaran hutan dan lahan, kebebasan berpendapat, penegakan hak asasi manusia (HAM), serta penghentian militerisasi ruang sipil.

Kehadiran Ketua dan anggota DPRD Sulut bersama Sekretaris DPRD dalam menerima massa aksi menunjukkan terbukanya ruang komunikasi antara lembaga legislatif dan mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat.

Melalui penyampaian aspirasi tersebut, mahasiswa berharap berbagai persoalan yang diangkat tidak berhenti pada penerimaan tuntutan semata, tetapi mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak-pihak terkait.

DPRD Sulut diharapkan dapat menjalankan fungsi representasi dan pengawasan dengan mengawal aspirasi yang disampaikan sesuai kewenangan serta mekanisme kelembagaan yang berlaku.

Penyampaian aspirasi secara terbuka merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Karena itu, komunikasi antara mahasiswa dan wakil rakyat diharapkan terus terbangun guna mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Utara.(qy)

Exit mobile version