Pemkab Mitra Gelar Apel Perdana Di Bulan September
Apel perdana tersebut di ikuti oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, para Camat, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mitra.
Saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Wabub Fredy Tuda menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar profesi bagi para abdi negara. Ditegaskan Tuda, bahwa core values ASN ‘Ber Ahlak bukan sekadar slogan di atas kertas, melainkan panduan moral yang wajib diimplementasikan dalam setiap tindakan pelayanan publik di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Lanjut dikatakannya, bahwa Peningkatan Disiplin Kerja dan Reformasi Birokrasi menjadi fondasi utama keberhasilan organisasi. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Inspektorat diinstruksikan untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap kehadiran serta kinerja pegawai, Baik ASN maupun Tenaga Harian Lepas (THL) dituntut menunjukkan komitmen tinggi terhadap jam kerja, etika pelayanan, dan penyelesaian tugas pokok fungsi secara profesional dengan memberikan pelayanan yang ramah, cepat, serta transparan.
Mitigasi Dampak Perubahan Iklim dan Ketahanan Panga, bagi dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta membangun sinergi yang kuat, konkret harus segera diambil untuk memitigasi potensi dampak kekeringan, menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di pasar lokal, sekaligus memberikan edukasi masif kepada masyarakat mengenai pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Mitra
Dikatakan Wabub, dalam menghadapi berbagai dinamika sosial-politik ke depan, seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa-desa di himbau untuk senantiasa menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban daerah. Khusus untuk ASN, ditegaskan kembali adanya kewajiban mutlak untuk menjaga netralitas. ASN diminta agar tetap fokus pada tugas pokok pelayanan publik demi kepentingan bangsa, negara, dan seluruh masyarakat Minahasa Tenggara. (Fredy)
