September 7, 2026

PBB Manado Kini Masuk Era Digital, Andrei Angouw Bongkar Tugas Penting Kepala Lingkungan

Seputarsulutnews.co, Manado — Tak lagi sekadar urusan membayar pajak, PBB kini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Manado memperkuat pendapatan daerah sekaligus mempercepat pembangunan.

Terobosan itu ditandai dengan launching pelayanan digital PBB dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Manado yang dihadiri Wali Kota Andrei Angouw di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/9/2026).

Namun, ada pesan penting lain yang disampaikan Andrei dalam pertemuan tersebut.
Di hadapan para camat, lurah dan ketua lingkungan se-Kota Manado, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah harus bekerja sebagai satu kesatuan, dari tingkat pusat hingga lingkungan.

Wali Kota meminta aparatur di tingkat paling bawah tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi ikut membaca dan mendata persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Kemiskinan ekstrem, kamtibmas, kepemilikan kendaraan dan berbagai persoalan sosial lainnya, kata Andrei, harus mampu diidentifikasi di wilayah kerja masing-masing.

“Jadi intinya torang bersinergi dalam setiap langkah kerja sesuai dengan tupoksi dan kewenangan yang kita miliki,” ujarnya.

Perhatian juga diarahkan pada PBB. Pemerintah Kota Manado mendorong intensifikasi penerimaan pajak tersebut karena pendapatan daerah memiliki kaitan langsung dengan kemampuan pemerintah menjalankan pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Andrei mengingatkan bahwa kebersihan kota juga tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan memiliki tanggung jawab bersama.

Rakor tersebut turut dihadiri Sekot Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Kakanwil Jasa Raharja Sulut, Kepala Bapenda Sulut Jun E. Silangen, Kepala Bapenda Manado Jeffry Mongdong, serta Kepala Dinas Kominfo Yanti Mongkauw.

Kegiatan diawali dengan Indonesia Raya, doa dan laporan Kepala Bapenda Manado, kemudian dilanjutkan penayangan video serta peluncuran layanan digital PBB.

Andrei pun meminta seluruh peserta menyimak materi dari Bapenda Sulut dan Jasa Raharja. Baginya, informasi tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(***)

Exit mobile version