MINAHASA– Suara masyarakat Mandolang menggema dalam forum reses DPRD Sulut. Harapan akan bantuan usaha, pertanian, nelayan hingga kesejahteraan pekerja keagamaan menjadi pesan kuat yang diminta segera diwujudkan.
Reses II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Golkar, Inggried J.N.N. Sondakh, SE., MM., menjadi ruang bagi masyarakat Kecamatan Mandolang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini membutuhkan perhatian pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung di D’Mason, Desa Kalasey Satu, diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Forum dialog dimanfaatkan warga untuk menyampaikan kebutuhan di berbagai sektor.
Aspirasi diawali dengan permintaan peningkatan kesejahteraan pekerja keagamaan, rehabilitasi rumah ibadah, hingga pelatihan yang dapat menunjang peningkatan kapasitas masyarakat.
Di bidang ekonomi, pelaku UMKM berharap memperoleh pelatihan kewirausahaan sekaligus bantuan peralatan usaha agar mampu mengembangkan bisnis dan membuka peluang ekonomi baru.
Kelompok tani juga meminta dukungan pemerintah berupa pupuk, bibit tanaman pangan dan hortikultura, serta bantuan alat mesin pertanian guna meningkatkan hasil produksi.
Sementara itu, para nelayan berharap pemerintah menghadirkan bantuan jaring, mesin perahu, mesin katinting, hingga armada penangkapan ikan sebagai penunjang aktivitas melaut.
Menjawab seluruh aspirasi tersebut, Inggried Sondakh menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan agar dapat masuk dalam pembahasan program pembangunan daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, reses bukan sekadar agenda konstitusional, melainkan sarana untuk memastikan suara masyarakat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Inilah tujuan reses, mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan mengawal agar aspirasi tersebut dapat diperjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah daerah,” tegasnya.
Sondakh optimistis sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah akan memperkuat pembangunan yang lebih merata serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Minahasa dan Tomohon.(***)
