Tak Mau Lagi Sengketa Lahan, Bupati Yusra Gas Pol Penegasan Batas Desa 2026
Seputarsulutnews.co, Bolmong– Ketika batas desa tak lagi jelas dan konflik mengintai, pemerintah akhirnya bergerak dan Bolaang Mongondow kini berada di garis depan perubahan besar itu.
Isu klasik soal batas wilayah desa yang kerap memicu konflik akhirnya mendapat perhatian serius. Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, turun langsung menghadiri Kick-Off Meeting Penegasan Batas Desa Tahun 2026 di Manado, Rabu (29/4/2026).
Agenda ini merupakan bagian dari proyek nasional ILASPP, yang digadang-gadang menjadi solusi konkret atas persoalan batas wilayah yang selama ini berlarut-larut di berbagai daerah.
Tak main-main, kegiatan ini melibatkan tiga kabupaten lintas provinsi: Bolaang Mongondow, Donggala, dan Toli-Toli menandakan bahwa persoalan batas desa bukan isu kecil, melainkan masalah serius berskala regional.
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, menegaskan bahwa tanpa batas wilayah yang jelas, pembangunan desa akan selalu tersendat dan rawan konflik.
Itulah sebabnya, program ILASPP hadir untuk memastikan satu hal penting: kepastian hukum atas wilayah desa.
Langkah Bupati Yusra yang hadir bersama jajaran lengkap pejabat daerah hingga para camat menunjukkan satu pesan tegas tidak ada lagi ruang untuk ketidakjelasan batas wilayah di Bolaang Mongondow.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah pusat dan provinsi, memperkuat sinergi untuk menuntaskan persoalan yang selama ini kerap menjadi sumber gesekan di tingkat desa.
Kini, semua mata tertuju pada implementasi program ini. Jika berhasil, bukan hanya konflik yang mereda, tetapi juga percepatan pembangunan desa yang selama ini tertahan bisa benar-benar terwujud.(***)
