394 Calon Haji Sulut Dapat Dukungan Dana dari Pemerintah Provinsi
Seputarsulutnews.co, Manado– Gubernur Yulius Selvanus secara resmi melepas 394 jemaah calon haji asal Sulawesi Utara untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi berlangsung di Aula GSG Asrama Haji Transit Manado pada Selasa (28/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelepasan jemaah bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan puncak perjalanan spiritual panjang bagi para calon tamu Allah. Ia menyebut ibadah haji sebagai panggilan suci yang hanya diberikan kepada orang-orang terpilih.
“Ibadah haji adalah undangan langsung dari Tuhan. Jalani dengan niat tulus dan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Gubernur mengajak para jemaah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membersihkan hati, meninggalkan urusan duniawi, serta fokus pada tujuan utama, yakni meraih ridha Allah SWT.
Ia juga menyoroti nilai kesetaraan dalam ibadah haji, di mana seluruh umat berdiri sama di hadapan Tuhan. Nilai ini, menurutnya, menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
Tahun ini, penyelenggaraan ibadah haji memasuki babak baru dengan pengelolaan penuh oleh kementerian khusus yang menangani haji dan umrah, sebagai langkah meningkatkan profesionalisme layanan.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan bantuan sebesar Rp5 juta kepada setiap jemaah guna membantu kebutuhan selama di Tanah Suci.
Berdasarkan data, jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 360 orang dalam Kloter 5 dan 34 orang dalam Kloter 6, dengan pendampingan tujuh petugas.
Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, mengingat cuaca ekstrem serta padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan, kebersamaan, dan sikap toleransi.
“Jaga nama baik daerah dan bangsa. Tunjukkan sikap santun, sabar, dan saling membantu. Semangat ‘Torang Samua Basudara’ harus terus dijaga,” pesannya.
Selain itu, jemaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan ibadah.
Menutup sambutan, Gubernur berharap para jemaah turut mendoakan kedamaian dan kemajuan daerah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dengan predikat haji mabrur.
Sesuai jadwal, keberangkatan akan dilakukan pada Sabtu (2/5/2026) subuh dari Bandara Sam Ratulangi menuju embarkasi Balikpapan, sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci pada hari berikutnya.(*/yren)
