Kebijakan Strategis Gubernur Yulius Alokasikan Dana Rp14 Miliar untuk Bangkitkan Museum Sulut
Seputarsulutnews.co, Manado-Museum Daerah Sulawesi Utara kini tampil dengan wajah baru setelah menjalani revitalisasi besar untuk pertama kalinya dalam lebih dari 40 tahun. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian budaya di daerah tersebut.
Revitalisasi museum terlaksana di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang mendorong kebijakan strategis untuk mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14 miliar. Proyek tersebut telah rampung pada Desember 2025 dan saat ini tinggal menunggu peresmian.
Kepala Balitbangda Sulut, Jani Lukas, mengungkapkan bahwa sebelum direnovasi, kondisi museum sangat memprihatinkan. Bahkan, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan sempat merekomendasikan rehabilitasi total hingga wacana pemindahan lokasi.
“Selama puluhan tahun tidak tersentuh renovasi, sehingga kondisinya cukup mengkhawatirkan. Kini, museum hadir dengan tampilan baru yang lebih representatif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Yorry Lesawengan, menjelaskan bahwa pihaknya kini fokus pada penataan koleksi. Proses tersebut meliputi konservasi, pengelompokan tematik, serta penyusunan narasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
“Tujuannya agar museum tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang kuat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sulut menargetkan seluruh persiapan selesai pada akhir April 2026. Peresmian museum dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026, dan undangan telah disampaikan kepada Menteri Kebudayaan.
Meski sempat terjadi gempa beberapa waktu lalu, kondisi bangunan museum dipastikan tetap aman tanpa kerusakan struktural berarti.
Revitalisasi ini diharapkan menjadikan Museum Daerah Sulawesi Utara sebagai pusat edukasi, pelestarian sejarah, serta destinasi wisata budaya unggulan di daerah.(*/yren)
