Respon Cepat Pelayanan Publik, Dinas PUPR Sangihe Berkolaborasi Atasi Situasi ‘Tananombo’
SANGIHE – Menurunnya kepadatan tanah di Dusun Paghulu, Desa Karatung 1, Kecamatan Manganitu tepatnya di Tananombo membuat aksesibilitas jalan ambruk dan hampir tidak bisa dilalui kendaraan.
Ambruknya jalan dititik ini diduga disebabkan oleh adanya aliran mata air di bawah tanah, sehingga ketika terjadi hujan lebat, volume air di area tersebut menjadi besar dan mengakibatkan jalanan ambruk.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sangihe melalui Dinas PUPR berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa serta TNI-Polri bahkan masyarakat setempat langsung bergerak melakukan penanganan awal.
Adapun upaya yang dilakukan adalah menimbun kembali akses jalan yang ambruk kemudian dilakukan pengecoran yang dibantu dengan batang pohon dan besi untuk memperkuat fondasi jalan.
Meski akses jalan harus ditutup semalaman guna perbaikan, kini upaya tersebut telah selesai dilakukan dan akses jalan bisa kembali normal sembari menunggu perbaikan total atau secara menyeluruh mengingat dampak lanjutan yang tidak diinginkan bisa kembali terjadi.
Plt. Kepala Dinas PUPR Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sherman Abast yang turun langsung melakukan perbaikan dilokasi mengatakan bahwa upaya penanganan tersebut merupakan petunjuk langsung dari pimpinan guna memperlancar arus lalu lintas masyarakat.
“Pekerjaan tersebut merupakan upaya kolaboratif dengan semua pihak, baik pak camat manganitu dan kawan-kawan, TNI-Polri serta warga yang ada. Semoga upaya penanganan ini bisa bertahan lebih lama dan digunakan oleh masyarakat guna kelancaran akses di tengah kesibukan jelang akhir tahun ini,” ungkap Abast. Minggu, 21 Desember 2025.
Diketahui jalan Tananombo ini merupakan salah satu akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Manganitu dan Tamako; yang di dalamnya juga merupakan aksesibilitas bagi kendaraan ekspedisi bermuatan berat yang mengangkut barang dari Pelabuhan Pananaru.***
