Hadiri HUT Jemaat GMIM Nazareth Wongkay Ke 151 Tahun, Ini Yang Dikatakan Pj Bupati Mitra
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulut yang juga calon Gubernur Sulut Steven Kandouw, Calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra Ronald Kandoli dan Fredy Tuda, Asisten Satu Sekdakab Mitra, Jani Rolos bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mitra, seluruh BPMJ Jemaat GMIM Nazareth Wongkai, bersama seluruh jemaat.
Dalam sambutan mewakili Gubernur Provinsi Sulut Prof. Dr. HC Olly Dondokambey, SE, dibawakan Asisten I Provinsi Sulut yang juga selaku Pejabat Bupati Mitra Dr. Denny Mangala, M.Si mengatakan, bersyukur kepada Tuhan. Karena, pada hari ini atas perkenananya jemaat GMIM Nazareth Wongkai boleh diberkati. Dengan ketambahan usia ke pelayanan, di usia 151 tahun.
“Karena itu, saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Atas nama Bapak Gubernur Provinsi Sulut Bapak Prof. Dr HC Olly Dondokambey, SE, sekaligus juga saya selaku Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menyampaikan. Banyak selamat, selamat bersukacita, selamat bersyukur kepada seluruh majelis jemaat dan seluruh anggota jemaat GMIM Nazareth Wongkai,” ujar Mangala.
Dikatakan Mangala, gereja dan pemerintah merupakan dua institusi yang berbeda. Dimana menurut Mangala, gereja tugasnya adalah bagaimana meningkatkan kualitas iman jemaat. Sementara pemerintah adalah, bagaimana membangun kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera.
Lanjut Mangala menambahkan bahwa Sinode GMIM ini adalah salah satu gereja terbesar di Indonesia. Kalau di Provinsi Sulut, Sinode GMIM paling besar. Kalau ditotalkan seluruh jemaat, hampir 1 juta jemaat. Karena itu, pada tahun 2021. Terpanggil sebagai warga GMIM, bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur kepada Sinode. Sudah harus ada, tempat ibadah GMIM yang mampu menampung jemaat lebih dari 5000 orang. Maka berdirilah gedung Mision Center, tempat tersebut bisa menampung sampai 8000 ribu orang.
Inilah kepedulian Pemerintah Provinsi Sulut, dalam hal ini Bapak Gubernur dan bapak Wakil Gubernur selaku warga GMIM untuk membesar GMIM. Termasuk juga, gereja Nazareth Wongkai.
“Saya tahu, ketua jemaat Nazareth Wongkai sempat datang ke Bapak Gubernur dan Wagub disaat gereja ini sementara membangun. Kesempatan tersebut, bapak Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan bantuan sebesar 100 juta rupiah. Ini membuktikan kepedulian Pemerintah kepada anggota Jemaat GMIM Nazareth Wongkai,” pungkas Mangala.
Berikutnya, apa yang diberikan pemerintah Provinsi. dijelaskan Mangala, semua pekerja keagamaan. Diantarnya, penatua, Diaken, termasuk kostor, pekerja gereja semua di kaver dengan BPJS ketenagakerjaan.
“Ini fungsinya sangat luar biasa. Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut mengatakan, semua pekerja keagamaan yang selalu menopang doa untuk tugas-tugas pemerintah. Semuanya itu pekerjaan keagamaan di cover dengan BPJS ketenagakerjaan,” ujar Mangala
Dijelaskannya bahwa ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sulut untuk pekerja keagamaan. Tentunya sekarang, timbul pertanyaan. Apa yang jemaat akan kasih kepada pemerintah, tentunya yang pertama yaitu mati kita doakan pemerintah. (Fredy)
