Juni 6, 2026

Enam Warga Desa Wari Dilarikan Ke RSUD Tobelo, Diduga Keracunan Mie Goreng

0
Salah Satu Korvan Diduga Keracunan Makanan, Saat Mendapat Perawatan Medis.(foto:Arya)

HALMAHERA UTARA – Kasus Keracunan Makanan lagi-lagi terjadi, tepatnya di Desa Wari Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Pasalnya, Remaja, Dewasa dan anak-anak berjumlah 6 Orang itu mendadak dilarikan ke – RSUD Tobelo diwaktu yang berbeda, karena diduga keracunan Mie Goreng yang dikonsumsi mereka diacara Ulang Tahun, pada Minggu (01/10/2023) Sore di Desa setempat.

Diketahui identitas 6 Orang yang diduga keracunan makanan itu, salah Satunya berinisial ET (43) asal Desa Wari, Kecamatan Tobelo. ET mengungkapkan, “Usai Acara HUT yang disertai makan bersama itu, dirinya merasa pegal di bagian leher dan pungung, serta muntah dan buang air besar. Dirinya ingat di acara tersebut sempat mengkonsumsi mie goreng, untung Kedua cucunya tidak makan Mie tersebut. Karena sudah merasa lemas karena BAB, saya dilarikan ke RSUD Tobelo untuk mendapat perawatan medis,” ucapnya saat ditemui media.

Data yang dirangkum media ini menyebutkan, ada sekitar 15 orang total yang diduga keracunan Mi goreng yang dipesan di Rumah Makan Jakarta yang berada di Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah. Tapi yang mendapat perawatan medis hanya 6 yang dirawat di RSUD Tobelo.

Saat ditemui media, pihak RSUD Tobelo melalui Kepala Bidang (Kabid) Keperawatan RSUD Tobelo, Ns. Martinus Paulus, S.Kep.MARS mengatakan, “Betul adanya Enam pasien dari Desa Wari yang sementara ini mendapat perawatan medis. Untuk menyankut dugaan keracunan masih dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh dokter yang bersangkutan,” ungkap Kabid Keperawatan.

Dari keterangan salah Satu korban diduga keracunan, yang tidak mau namanya di beritakan, menyebutkan, “Di Acara Ulang Tahun itu, kami memesan makanan berupa Mie Goreng di Rumah Makan Jakarta yang berada di Desa Wosia, Tobelo Tengah. Kebetulan pemilik Rumah Makan itu masih ada hubungan keluarga dengan mereka, pihak rumah makan juga sudah meminta maaf kepada mereka dengan apa yang menimpa korban yang merupakan keluarga,” singkat salah Satu korban.

Penulis: Eko Putra Septiyanto.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version