April 28, 2026

Panen Jagung di Minahasa, Wagub Kandouw: Daerah Kita Diberkati Tuhan

0

Panen Jagung di Minahasa, Wagub Kandouw: Daerah Kita Diberkati Tuhan

Manado-Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs Steven Kandouw bersama petani Desa Sasaran Tondano, Kabupaten Minahasa melalukan panen jagung, Sabtu (26/08/2023).
Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala hadir dalam kegiatan panen ini beserta sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa.
Melihat hasil pertanian jagung yang dipanen itu, Wagub Steven Kandouw menyampaikan kepada petani setempat bahwa Sulawesi Utara benar-benar diberkati Tuhan. “Di daerah lain sudah memasuki musim kemarau sejak Maret. Kita di sini, termasuk Tondano sudah tiga kali hujan keras. Ini suatu bukti Tuhan beserta kita semua,” katanya.
Pada kesempatan itu, juga mengungkapkan tekad Gubernur Olly Dondokambey mendorong produksi pangan lokal serta meningkatkan nilai tambah petani melalui Gerakan “Mari Jo Bakobong”.
“Tanpa torang sadar, secara diam-diam tampak mana yang punya ikhtiar, mana yang punya semangat. Torang harus endorse ini,” katanya seraya berhara[apa yang dicapai petani di Tondano menjadi pemicu bagi semua daerah.
Dia memberi apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman jagung di Tondano. “Kami berterima kasih atas kerja pihak, terutama kepada panitia yang membantu program Gubernur OD dalam upaya mempertahankan kedaulatan pangan. Ini suatu awal yang luar biasa seperti yang kita inginkan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wagub menyebutkan bahwa dalam kaitan dengan mempertahankan kedaulatan pangan, sekitar 20 bakal menerima KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan nilai antara 50 hingga 100 juta rupiah. “KUR ini akan dinerikan pada kegiatan Temu Raya Konas P/KB,” jelas Wagub.
Dia menilai, program pemerintah di bidang ketahanan pangan ini selaras dengan dengan program Sinode GMIM. Program ini selain menjaga ketahanan pangan, juga untuk meningkatkan sendi-sendi perekonomian jemaat.
KUR menurutnya memang tidak serta merta diberikan karena perlu kehati-hatian. “Sebab ini bukan dana hiba, tapi harus dikembalikan. Selama ini kita sudah terbiasa pada zona nyaman melalui dana hibah. Jadi harus hati-hati,” pungkas Wagub Steven.(*/yren)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version