April 29, 2026

Ketua ASKAB PSSI Minsel, Lumowa Siap Tancap Gas

0

SUARASULUT.COM, MINSEL-
Kursi kepemimpinan Ketua Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) resmi dipegang oleh Vickly Lumowa untuk periode kepengurusan 2021-2025.

Dalam kongres ASKAB PSSI Kabupaten Minsel tersebut, sebenarnya ada beberapa orang yang mencalonkan diri sebagai Ketua ASKAB PSSI Minsel. Hanya saja mereka mengundurkan diri sebelum kongres digelar.

Kongres ASKAB PSSI Kabupaten tersebut digelar di Ruang Rapat SMP N 2 Amurang.

Dalam sambutannya, Lumowa berjanji akan langsung tancap gas untuk mengembalikan performa Kabupaten Minsel yang dulu sempat dijadikan gudang atlet sepakbola.

“Dengan terpilihnya saya, merupakan amanah berat sudah menanti, dan saya harus segera laksanakan, karena tugas berat menanti saya, dengan mengembalikan Kabupaten Minsel seperti performa yang awal. Artinya mengembalikan Kabupaten Minsel sebagai barometer sepak bola, jadi kita harus segera membentuk tim yang akan kita sinergiskan bersama untuk memulai dari pembinaan mulai usia dini dan yang lain sebagainya harus segera bergerak,” ucapnya.

Menurut Dia, dirinya akan bakal melakukan penyisiran untuk mencari bibit-bibit muda berbakat dengan melibatkan semua votter (PUPS/ Korcam PSSI). Apalagi Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulut menyampaikan, jika Kabupaten Minsel memiliki slot untuk berkiprah di tim nasional (Timnas) Indonesia.

“Untuk itu, kita akan bergerak dan menyisir potensi-potensi yang ada di masing-masing votter (PUPS/ Korcam PSSI) untuk kita gerakkan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Lumowa, dirinya berjanji akan lebih memperhatikan Persminsel, yang saat ini kalah pamor dengan kabupaten dan Kota lain.

“Nanti akan kita perhatikan semuanya. Kita akan hidupkan, kita akan berdiskusi, bagaimana assessment kepada klub. Tentu saja kita bekerjasama dengan Pemkab dan sponsor-sponsor yang lain untuk melakukan pembenahan,” terangnya.

Sebab, tambah Lumowa, pengurus baru ASKAB PSSI Kabupaten Minsel memiliki kewajiban untuk memajukan dunia persepakbolaan Minsel. Termasuk membangun kembali Persminsel.

“Ya harus. Jadi saya kira kalau Pemerintah Kabupaten Minsel mulai menggeliat, bahwa ini sudah harus mulai berjalan, menata kembali dengan para petinggi-petinggi, dana CSR itu bisa kita manfaatkan. Dan mereka, saya kira tidak keberatan,” tukasnya.(red/*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version