Simak Pengakuan Benny Rhamdani Soal Corona
SUARASULUT COM,MANADO–Disaat negara yang mulai ketakutan dengan menyebarnya virus Corona (Covid 19), Politisi Handal Sulawesi Utara Benny Rhamdani tidak percaya dengan adanya penyakit yang mematikan tersebut,
“Saya buktikan dengan rekan rekan untuk bersentuhan langsung ataupun bersalaman” Jelas Brani sapaan akrab Kepala BP2MI saat berbincang-bincang dengan wartawan, Rabu(20/01/2021) di Swisbel Hotel.
Lanjutnya, ketidak percayaan penyakit tersebut berawal ketika dirinya dinyatakan positif sejak 26 Desember usai mengalami gejala indra penciuman sudah mulai tidak berfungsi.
“Saya punya penyakit bawaan Asma, Awalnya Istri dan anak saya positif, Selang enam bulan sebelumnya saya masih melaksanakan tugas kenegaraan seperti biasa, namun pada bulan desember lalu tiba tiba indra penciuman saya tidak berfungsi sebelum saya pergi sholat, dengan memakai minyak wangi namun hidung saya tidak mencium aroma apapun”Jelasnya.
Usai merasakan gejala yang mengarah ke penyakit corona itu, Benny Ramdhani memutuskan untuk segera mencari pertolongan medis,
”Isteri saya telah pulang lebih dahulu ke manado, kemudian saya bersama staf langsung menghubungi tenaga medis karna tubuh saya mulai drop dan tidak butuh waktu yang lama hasilnya positif Corona,” katanya.
Setelah positif, Brani kemudian diisolasi Mandiri selama 16 hari mandiri.
“Saya baru sadar penyakit corona ini ada, tubuh saya lemah dan merasa demam. Pokoknya penyakit ini sangat ganas sekali, tapi berkat diagnosa itu membuat diri saya lebih dekat dengan Tuhan, dengan menjauhkan pikiran ketakutan, rajin sholat dan rajin olahraga“tutup Benny Ramdhani. (red)
